ISTIMEWA

Pengamat Hukum Unmul Herdiansyah Hamzah

Kaltimtoday.co - Terhentinya kasus politik uang yang dilakukan koordinator saksi caleg Partai Nasdem menjadi perhatian masyarakat. Bukti-bukti yang dianggap cukup dan meyakinkan justru tidak membuat kasus itu berlanjut. 

Pengamat Hukum Unmul Herdiansyah Hamzah mengatakan, kasus money politic yang terhenti bukanlah kejadian pertama kalinya. Tidak hanya Pemilu 2019, tapi juga di berbagai pelaksanaan pemilu sebelumnya. 

"Disini terlihat antara 3 unsur Sentra Gakkumdu (Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan) berbeda pendapat.Terutama di pihak jaksa dan polisi.  Kalau cara berpikir jaksa dan polisi berbeda terus, semua kasus pasti terhenti,"  ujarnya kepada Kaltimtoday.co

Perbedaan pendapat yang dimaksud, apabila dikaitkan dengan kasus di Samarinda  ialah jaksa dan polisi menyatakan kasus money politic tidak bisa naik di tahap penyidikan karena unsur yang belum terpenuhi. Yakni unsur mempengaruhi pemilih. Sedangkan, argumentasi yang disampaikan Bawaslu Samarinda adalah bukti dan informasi sudah kuat.

BACA JUGA: Bawaslu Samarinda Stop Kasus Money Politic Caleg Nasdem

Menurut pria yang akrab disapa Castro itu, penyuapan atau politik uang dalam pemilu (bribery in election) berbeda dengan penyuapan secara umum (general bribery).

"Jadi delik materil yang dipersoalkan, tidak harus dibuktikan terlebih dahulu. Tapi cukup mengurai intensi atau niat pelaku," paparnya.

Selain itu, tambah dia, unsur mempengaruhi pemilih tidak bisa dibuktikan karena hak pilih bersifat rahasia bagi siapapun. Tak terkecuali polisi dan jaksa. Bukti yang tidak perlu ini berkaitan dengan bukti foto ketika pemilih yang menerima uang 'serangan fajar' mencoblos caleg tertentu. 

"Jadi yang mestinya diurai intensi atau niatnya, yakni dengan tujuan apa seseorang itu menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya," kata pengajar di Fakultas Hukum Unmul itu.

Dia meminta penghentian kasus ini harus dijelaskan secara terbuka ke publik. Sehingga publik bisa tahu alasan kasus money politic ini terhenti dan tahu cara berpikir polisi dan jaksa. 

[DSY | TOS]