UPBU BANDARA APT PRANOTO

Kaltimtoday.co - Migrasi penumpang dari Bandara Sepinggan Balikpapan ke Bandara APT Pranoto benar-benar terjadi. Bahkan angkanya mencapai 40 persen.

Hal itu disampaikan langsung Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti saat mengunjungi Bandara APT Pranoto, Jumat (7/6/2019).

Dia menuturkan, jumlah penumpang di Bandara Sepinggan Balikpapan merosot tajam selama mudik Lebaran 2019. Berbeda jauh dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Ada perpindahan cukup tinggi hingga 40 persen untuk penumpang dari Bandara Sepinggan ke Bandara APT Pranoto,” ujarnya.

Adapun menurut catatan penyelenggara pelayanan navigasi AirNav, terjadi pergeseran perjalanan pesawat mencapai 15 persen. Padahal, Bandara APT Pranoto baru beroperasi pada Oktober 2018. Perpindahan penumpang berasal dari Sangatta, Samarinda, Bontang, dan Kutai Kartanegara.

Disebutkannya, penumpang dari 4 kota tersebut lebih memilih lewat Bandara APT Pranoto Samarinda karena lebih dekat ketimbang ke Bandara Sepinggan Balikpapan.

Hingga saat ini, Bandara APT Pranoto sudah melayani 20 penerbangan setiap hari dengan pelbagai rute bervariatif, seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, Denpasar, Berau, Melak, Tanjung Selor, Banjarmasin, dan Tarakan.

"Pasti memilih yang lebih dekat, hemat waktu,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPBU Bandara APT Pranoto Samarinda Dodi Dharma Cahyadi menuturkan,  selama mudik Lebaran, bandara di Sungai Siring itu mampu menampung hingga 4.500 penumpang setiap hari. Angka tersebut naik seribu dibandingkan dengan hari biasa yang hanya menampung 3.500 orang.

Adapun maskapai yang yang melayani penumpang, yakni Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, Citilink, dan Nam Air. Ada pula maskapai propeler seperti Wings Air, Susi Air, dan Xpress Air.

[TOS]