Kaltimtoday.co - Bumi sebagai tempat tinggal makhluk hidup, sejatinya memiliki ruang yang diciptakan oleh Sang Maha Kuasa bagi keberlangsungan hidup makhluk – makhluk yang terdapat di dalamnya, yang hidup membutuhkan lingkungan dan kondisi alam yang baik bagi makhluk hidup – makhluk hidup tersebut. Memahami akan hal itu, kesadaran terkait pentingnya merawat bumi dan lingkungan di sekitar kita, menjadi sebuah ekspektasi dari representasi tindakan nyata yang ingin diwujudkan dengan tidak serta merta hanya sebuah wacana, namun sebuah keinginan yang besar wujud terealisasinya adalah sebuah kebenaran adanya. Alam kita selayaknya manusia, tumbuhan, dan hewan, juga menginginkan adanya pemeran protagonis yang bisa menjaga dan merawat mereka.

Kita dapat melakukannya dari hal – hal kecil dan sederhana, dimulai dari kesadaran, lalu berkembang menjadi sebuah paradigma yang dipahami sebagai sebuah keharusan yang diwajibkan. Sampah, yang wujudnya dapat berupa sampah organik, sampah anorganik, dan limbah cair, maupun limbah gas, adalah sebuah tantangan bagi kehidupan di planet ini, mengenai bagaimana inisiatif dan intuisi setiap siapa saja penduduk di muka bumi ini untuk dapat memahami akan dampak – dampak tersebut. Terlepas dari itu, di sisi lain, kita melihat, mengetahui, dan memahami bahwa pada realitanya bumi kita saat ini telah terkontaminasi oleh adanya sampah – sampah yang menyebabkan dampak pencemaran lingkungan akibat sampah – sampah tersebut yang tidak dibuang pada tempatnya, terutama sampah atau limbah plastik yang bila dibuang ke lingkungan dapat merusak kondisi lahan dan permukaan tanah akibat adanya unsur kandungan kimia yang terdapat di dalam plastik.

Memahami berbagai dampak yang dapat berpotensi timbul di permukaan, maka kami dari teman – teman Forum Indonesia Muda ( FIM ) Kota Samarinda melakukan sebuah aksi nyata bertajuk project sosial yang bersifat persuasif kepada masyarakat Kota Samarinda yang ada di sekitaran wilayah GOR Madya Sempaja, pada hari Minggu, 22 April 2018, yang dimulai pada pukul 08:00 WITA sampai pukul 10:00 WITA, dimana kegiatan aksi ini di inisasi oleh Kelompok 1 Forum Indonesia Muda ( FIM ) Kota Samarinda, bersama dengan teman – teman komunitas Samarinda Clean Action dan dengan diliput oleh rekan – rekan media seperti Kaltim Today dan Katuju.Id, melakukan aksi nyata memungut sampah yang terdapat di sekitaran wilayah GOR Madya Sempaja, dan melakukan aksi yang kami namakan sebagai project “Refill Botol”, diharapkan dapat menjadi gambaran dan contoh nyata kepada masyarakat Kota Samarinda untuk dapat menumbuhkan rasa kepedulian lagi kepada Bumi dan lingkungan kita, agar Bumi ini dapat terus selalu terjaga kondisinya, jiwanya, dan raganya. 

Bagaikan manusia, bumi pun juga dapat rusak dan mengalami kerusakan alam, bila manusia tidak pandai dan tidak ada niatan untuk menjaganya, bumi kita adalah sebuah rumah, yang pondasinya merupakan sebuah akar – akar di dalam tanah yang ingin selalu dirawat dan dijaga keberlangsungan hidupnya, untuk itu maka semoga dengan adanya aksi ini, tidak hanya memberikan sebuah harapan akan mulai timbulnya kesadaran dalam diri setiap masyarakat di Kota Samarinda untuk dapat membuang sampah pada tempatnya, namun juga di implementasikan di dalam kehidupan sehari – hari sebagai wujud nyata merawat lingkungan dan mencintai bumi tempat kita berpijak saat ini, dimulai dari saat ini hingga untuk seterusnya, dan selamanya. Bumi adalah rumah kita. Sekian dan terima kasih.

[Mao Iskandar | FIM Samarinda]


Artikel Terkait