Kaltimtoday.co – Ratusan mahasiswa dari Universitas Mulawarman (Unmu) yang tergabung dalam aliansi Garuda Mulawarman berencana melakukan unjuk rasa di kantor wali kota dan DPRD Samarinda, Kamis (2/8) besok. Mereka menuntut pemerintah segera mengambil tindakan atas kenaikan harga daging ayam di pasar yang dinilai tidak wajar.  

“Aksi dari mahasiswa Unmul besok pukul 09.00 Wita. Kami akan unjuk rasa di dua tempat, pertama di balai kota dan kedua di kantor DPRD Samarinda,” ujar Ketua BEM FEB Unmul Frijey. 

Pria yang akrab disapa Pije itu mengatakan, pihaknya sudah melayangkan pemeritahuan terkait unjuk rasa tersebut kepada aparat keamanan. Massa yang akan ikut dalam unjuk rasa dia pastikan berjumlah ratusan orang. Mahasiswa akan mengenakan almamter kebanggan mereka, kuning. 

Diungkapkan Pije, pemerintah, khususnya pemkot dan pemprov lambat dalam merespon kelangkaan daging ayam. Akibatnya harga daging ayam meroket dan tidak mampu dibeli oleh mayoritas warga. 

Seperti diketahui, untuk ukuran daging ayam kecil (ukuran 1 kilogram), semula dijual Rp 25.000, namun kini naik menjadi Rp 33.000. Sementara untuk harga daging ayam ukuran besar dengan berat 2 kilogram semula dibanderol Rp 60.000. Nah, kini harganya melonjak hingga Rp 70.000 sampai Rp 80.000 perekornya. Untuk telur harganya sudah meroket dengan harga Rp 47.000 - Rp 55.000. 

“Wali kota jangan kunjungan-kunjungan ke pasar saja, segera ambil kebijakan konkret stabilkan harga. Kalau ada pengusaha yang memonopoli harga dan melakukan kecurangan segera diproses, kenaikan ini sangat merugikan warga,” tegasnya. 

[Mao Iskandar]


Artikel Terkait