Pengurus Wilayah Ikatan Dai Indonsia (IKADI) Kaltim telah dilantik, Sabtu (24/2) di Hotel Hakaya, Sepinggan, Balikpapan. Acara pelantikan ini dipimpin langsung Ketua Umum Pengurus Pusat IKADI, Prof, Dr. KH. Ahmad Satori Ismail, MA. Juga hadir MUI, Kemenag, Muhammadiyah, NU, Persis, DMI, GNPF, FPI. 

Dalam sambutannya, Dosen Pasca Sarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut menyampaikan tentang potensi sumber daya umat Islam di Indonesia yang sangat besar. Namun potensi besar itu dinilai belum mampu menghasilkan daya besar yang menjadikan umat Islam memiliki Izzah (kemuliaan). 

"Kunci untuk menumbuhkan daya yang besar umat Islam adalah ukhuwah dan sinergitas dalam dakwah. Dakwahnya pun juga harus mencakup seluruh aspek kehidupan baik di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan pemerintahan," tutur Ahmad Satori Ismail. 

IKADI sebagai bagian dari ormas Islam di bawah naungan MUI mendorong  lembaga dakwah Islam lainnya saling bekerja sama membangun potensi besar tersebut, agar umat Islam makin besar dan kuat. Hal itu sesuai tema pelantikan Merekatkan Persatuan Umat Menuju Masyarakat Islam yang Rahmatan Lilalamin.  

"Jika ummat Islam bersatu dan bekerja sama maka Islam akan semakin kokoh dan akan menjadi rahmatan lil alamin," katanya. 

Pengurus Wilayah IKADI Kaltim diketuai oleh KH Muhadjir, S.Pdi. Hadir dalam pelantikan, Penasehat IKADI Kaltim, KH. Muslihuddin Abdurrasyid, Lc, M.Pdi yang juga ketua PW IKADI Kaltim periode 2013-2018. Muslihuddin berpesan agar program dakwah yang sudah dirancang sebelumnya tetap diteruskan dan ditingkatkan. 

"Program unggulan IKADI tersebut MAKKAH (Majelis Akhlaqul Karimah), Mudzakarah Duat, Sertifikasi Dai, Pembinaan Talim dan lain sebagainya," ungkap Muslihuddin.

Di tempat yang sama, Ketua PW IKADI Kaltim KH Muhadjir, S.Pdi juga melantik beberapa pengurus daerah IKADI se-Kaltim. Diantaranya  Ketua IKADI Penajam Paser Utara Abu Hasan Mubarok, S,Si, Ketua IKADI Balikpapan H. Ali Manyur, S.Pdi, MM.Pd dan Ketua IKADI Kutai Timur Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M,Si. 

Muhadjir mengingatkan, para pengurus harus bersyukur karena Allah pilih sebagai penyeru atau dai yang merupakan tugas sangat mulia. Karena itu, Muhadjir mengajak pengurus bersungguh-sungguh berdakwah sebagaimana janji yang sudah diikrarkan saat pelantikan. 

"Mari kita senantiasa menjalin kerjasama dakwah dengan pemerintahan baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota atau dengan lembaga dakwah lainnya serta saling tolong menolong dalam kebaikan," ungkapnya. 

[Slamet Riyadi]


Artikel Terkait