Kaltimtoday.co - Meskipun hasil pengumuman perolehan suara pilpres di tingkat Kaltim telah diumumkan, masih banyak pihak yang merasa perolehan suara tidak dihitung secara tepat. Terutama, untuk perolehan suara pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo dan Sandiaga Uno. 

Dikabarkan, akan adanya aksi damai dari beberapa pihak dalam rangka mengawal suara 02 di kantor Bawaslu Kaltim jalan MT Haryono pada Jum'at (17/5/2019) pukul 13.00 siang. 

Kaltimtoday.co mencoba untuk mengonfirmasi terkait aksi tersebut kepada Sulaeman Hattase selaku wakil Sekretaris DPD partai Gerindra Kaltim. Sulaeman mengutarakan, aksi tersebut bukan gagasan dari pihak Gerindra. 

"Bukan kami yang menggagas aksi tersebut. Mungkin, relawan ataupun rakyat yang bergerak," tuturnya ketika diwawancarai melalui telepon Kamis (16/5/2019). 

Menanggapi aksi tersebut, ketua Bawaslu Kaltim, Muhammad Saiful, menerima segala aspirasi yang dilakukan masyarakat. 

"Kami memang belum mendapatkan laporan resminya, tetapi sudah dapat kabar dari kepolisian sendiri. Kami pasti menerima segala pendapat maupun aspirasi," kata Saiful kepada Kaltimtoday.co di kantor Bawaslu Kaltim. 

Saiful menghimbau bagi para demonstran untuk melakukan aksi secara damai dan konstitusional. 

Dari segi pengamanan, Kasubag Humas Polresta Samarinda, Ipda Danovan mengatakan, pihaknya akan mengerahkan personil untuk pengamanan. 

"Kami akan mengerahkan 265 personil dari kepolisian dan 1 kompi dari Brimob," kata Danovan. 

Berdasarkan informasi, para demonstran akan berkumpul dahulu di jalan Anggi samping masjid Islamic Center Samarinda, setelah itu akan berarakan menuju ke kantor Bawaslu Kaltim.

[DSY | TOS]