Kaltimtoday.co – Presiden Jokowi dipastikan berkunjung ke Kaltim. Presiden dijadwalkan membuka Muktamar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), meresmikan Bandara APT Pranoto, dan penyerahan 5.000 sertifikat tanah di Samarinda. 

Informasi itu disampaikan Pj Sekprov Kaltim Meiliana usai menggelar rapat koordinasi persiapan kedatangan Presiden Jokowi di Ruang Rapat Tepian I, Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (18/10). 

Kepada media, Meiliana memastikan, Jokowi berkunjung ke Samarinda pada 25 Oktober mendatang. Pesawat yang membawa presiden langsung mendarat di Bandara APT Pranoto. Bukan melalui Bandara Aji Sultan Sulaiman Balikpapan. Meski begitu, perihal jadwal resmi selama kunjung belum diputuskan. Pihaknya masih harus berkoordinasi dengan Sekretariat Negara (Sesneg). 

“Salah satu poin pertemuan di Kemenhub (Kementerian Perhubungan) presiden akan mendarat di Samarinda. Bandara APT Pranoto sudah siap dan bisa diresmikan,” ungkap Meiliana. 

Meski begitu, Meiliana meminta Bandara APT Pranoto yang sampai saat ini masih dalam proses pemantapan landasan pacu bisa benar-benar dipastikan aman untuk didarati pesawat kepresiden. Sebab, berdasarkan laporan Kepala UPT Bandara APT Pranoto Wahyu Siswoyo masih ada perbaikan yang harus dilakukan agar landasan layak didarati presiden. 

Selain meresmikan Bandara APT Pranoto, tambah dia, Presiden Jokowi dijadwalkan untuk membuka Muktamar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang digelar di Convention Hall Samarinda. Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga dijadwalkan menyerahkan sertifikat tanah kepada warga. Total sertifikat yang diserahkan sebanyak 5.000. Sebelumnya direncanakan 10.000 sertifikat. Namun karena sejumlah pertimbangan sertifikat yang dibagikan hanya 5.000. Penerima sertifikat yang diundang mayoritas berasal dari Samarinda dan Kutai Kartanegara. 

Di luar itu, lanjut dia, presiden juga berencana membagikan Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Sejahtera. Jumlah kartu yang dibagikan sekira 300. Pembagian itu diurus langsung Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan. 

"Untuk semua pihak yang diundangan nanti kami sudah minta segera menyerahkan nama0namanya. Itu penting agar bisa diperiksa dan dibuatkan kartu pengenal oleh Kodam VI Mulawarman," kata Meiliana.

Sebelumnya, selain diharapkan meresmikan Bandara APT Pranoto, Presiden Jokowi juga diminta untuk meresmikan Bandara Maratua, Berau. Namun, hingga saat ini belum bisa diputuskan karena menunggu rapat bersama dengan Sesneg. 

“Dalam waktu dekat kami ke Jakarta. Rapat koordinasi dengan Sesneg untuk sinkronisasi agenda presiden selama kunjungan ke Kaltim,” pungkasnya. 

Sementara itu, Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Irham Waroihan memastikan, keamanan Presiden Jokowi selama melakukan kunjungan ke Samarinda bakal mendapat perhatian nomor satu. Ribuan personel akan disiapkan di semua titik kunjung presiden.

“Jumlah pasukan belum diputuskan. Jika melihat kunjungan presiden tentu personel yang disiapkan tidak sedikit. Beliau lambang negara, soal keamanan prioritas utama,” ujar Brigjen TNI Irham Waroihan.

[PAS]


Artikel Terkait