Calon Presiden BEM KM Unmul Rizaldo saat kampanye dari kelas ke kelas jelang Pemira 2017.

Kaltimtoday.co - Komisi Penyelenggara Pemilihan Raya (KPPR) akhirnya menetapkan pasangan Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mulawarman (Unmul), Kamis (30/11/2017). Pasangan calon (paslon) nomor dua Rizaldo-Muhammad Miftahul Mubarok ditetapkan sebagai pemenang Pemira Unmul 2017.

Rizaldo-Miftah menang meyakinkan dengan meraup suara sebanyak 3.410. Sementara paslon satu Nurhariyani-Jusman keok dengan hanya mampu meraup suara sebanyak 1.122. Atas hasil tersebut, Rizaldo-Miftah dipastikan menggantikan Norman-Bhakti sebagai presiden dan wakil presiden BEM Unmul berikutnya.

Kepada kaltimtoday.co, Rizaldo mengatakan timnya sudah berupaya maksimal untuk memenangkan pemira. Berbagai pengorbanan dilakukan, bahkan sejumlah anggota dari tim suksesnya turut menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab. Syukur hal tersebut, menurut Rizaldo tidak membuat timnya patah semangat dan justru semakin bergairah untuk memenangkan pemira.

"Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam pemira dan memilih kami berdua. Saya juga ucapkan terima kasih kepada penyelenggara yang sudah mensukseskan pemilihan agar berlangsung jujur dan independen," ujar mantan gubernur BEM FKIP Unmul itu.

Meski begitu, dia mengakui masih ada pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan. Sebut saja partisipasi mahasiswa Unmul dalam pemira tahun ini yang meski terjadi peningkatan namun belum signifikan menekan angka golongan putih (golput).

Penyebabnya, menurut pria yang akrab disapa Aldo itu beragam. Mulai akibat pengunduran hari pencoblosan dari waktu yang ditetapkan sebelumnya. Kemudian beberapa kelas mahasiswa di fakultas yang libur.

"Ada juga karena mahasiswa lupa password dan NIM (nomor induk mahasiswa). Padahal itu syarat untuk ikut pemilihan melalui sistem E-Vote di komputer di TPS. Kami minta itu dievaluasi agar angka golput pemira berikutnya bisa ditekan," tuturnya.

Disebutkan Rizaldo, dirinya belum sah menjabat sebagai presiden bersama Miftah sebagai wakil presiden di BEM Unmul. Keduanya baru sah ditetapkan sebagai presiden dan wakil presiden BEM Unmul setelah diangkat melalui kongres mahasiswa pekan depan.

“Setelah itu saya akan mulai merealisasikan janji-janji saya selama kampanye,” tegasnya. [Mao Iskandar]


Artikel Terkait