Kaltimtoday.co - Di tengan situasi Pilgub Kaltim yang kian memanas, Sekprov Kaltim Rusmadi resmi menyatakan mundur dari pencalonan. Sikap resmi ini disampaikan Rusmadi melalui akun facebook "Rusmadi Wongso" tepat pada 4 Januari 2018, pukul 00.00 WIB.

Rusmadi menyatakan, sikap tersebut diambil setelah melakukan pertimbangan terhadap dinamika politik yang terjadi saat ini. Mundur dari pencalonan itu demi menjamin suasana kondusif pemerintahan. Keputusan tidak melanjutkan pencalonan dilakukan dengan kesadaran dan keikhlasan semata-mata sebagai tanggung jawab menjaga situasi agar harmonis dan stabil. 

"Saya tidak melanjutkan pencalonan saya dalam Pilgub Kaltim 2018," tulis Rusmadi. 

Disebutkan dia, sesuai tugas dan fungsi sekprov Kaltim akan mengawal proses pilgub 2018 agar dapat berjalan sukses dan damai tanpa money politic. Dia memastikan setiap ASN di Pemprov Kaltim akan bersikap netral, serta fokus pada tugas dan fungsi mereka sebagai ASN yang profesional dan berintegritas. 

"Saya mengucapkan terima kasih kepada sahabat, relawan, pendukung, dan keluarga tercinta atas pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, dan material untuuk mewujudkan cita-cita Kaltim yang bermartabat," tambahnya. 

Untuk diketahui, Rusmadi memutuskan maju sebagai bakal calon gubernur pada 8 Juni 2018. Dirinya menjadi salah satu kandidat kuat di pilgub dengan popularitas dan elektabilitas yang cukup tinggi. Beberapa hari lalu bahkan Rusmadi diisukan mendapat tawaran dari Golkar untuk berpasangan dengan kadernya di pilgub sebagai cawagub. Rusmadi ditawarkan untuk berpasangan dengan Makmur HAPK atau Andi Sofyan Hasdam. Dengan mundurnya Rusmadi ini maka pertarungan bakal semakin sengit. Namun, sementara baru Isran Noor dan Hadi Mulyadi yang mantap berpasangan dan mendaftar ke KPU Kaltim pada 8 Januari mendatang. 

[Mao Iskandar]


Artikel Terkait