Kaltimtoday.co - Hujan deras mengguyur kota Samarinda, Minggu (9/6/2019) lebih dari 7 jam, sejak pukul 01.00 WITA. Tidak sedikit kawasan dikepung banjir, termasuk kawasan RSUD AW Syachranie, Samarinda. Bahkan, hujan lagi-lagi melumpuhkan akses jalan trans Kaltim, dari Bontang ke Samarinda maupun arah sebaliknya.

Penelusuran Kaltimtoday.co, kawasan terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi hingga 100 sentimeter, antara lain di Jalan PM Noor, kawasan simpang empat Mall Lembuswana, kawasan simpang empat Jalan Basuki Rahmad-Jalan KH Agus Salim, Jalan DI Pandjaitan, Perumahan Griya Mukti, Perumahan .

Selain itu juga, banjir merendam Jalan Gerilya, simpang empat Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Pahlawan, serta di Jalan Mugirejo. Selain memang kawasan banjir, kawasan titik banjir baru terus saja bermunculan.

Banjir parah juga merendam akses jalan trans Kaltim dari Samarinda menuju Bontang dan sebaliknya, akibat akses jalan di Jalan DI Panjaitan, Samarinda Utara, terendam hingga 50 cm. Banjir bertahun-tahun ini, tidak kunjung tertangani pemerintah. Akibatnya, akses pun terhenti total, tidak bisa dilalui kendaraan kecil hingga sedang.

Akibat banjir ini, calon penumpang ke Bandara APT Pranoto bahkan harus diangkut menggunakan truk khusus dari BPBD agar tidak ketinggalan pesawat.  Jalan akses alternatif yang disediakan melalui Perumahan Griya Mukti juga turut terendam banjir. 

Selain itu, banjir juga terpantau di bawah flyover Air Hitam, Jalan Pangeran Antasari, Jalan RE Martadinata, serta di Jalan Pangeran Suryanata. 

[TOS]