Kaltimtoday.co - Yang ditunggu-tunggu tak lama lagi bakal dibuka. Penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 rencananya dibuka akhir bulan ini. Pemprov Kaltim sudah mengusulkan formasi ke KemenPAN-RB dan tinggal menunggu persetujuan. 

Hal itu diungkapkan Pj Sekprov Kaltim Meiliana, Kamis (19/7). Dikatakan Meiliana, pemprov mengusulkan penambahan CPNS untuk bidang kesehatan dan pendidikan. Jumlah usulan ke KemenPAN-RB berjumlah ribuan. 

“Usulannya ribuan, tidak tahu yang disetujui nanti berapa. Semoga sesuai ekspektasi,” kata Meiliana. 

Seperti diketahui, proses seleksi CPNS 2018 akan dilakukan secara terintegrasi. Proses pendaftaran seleksi CPNS 2018 akan terpusat di situs http://sscn.bkn.go.id yang dipersiapkan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Meiliana memastikan sistem apapun yang diterapkan nanti, pemprov siap menggelar proses seleksi. Mulai operator, unit komputer, hingga anggaran kegiatan. 

“Sampai saat ini masih menunggu formasi. Baru dirapatkan di Kalteng hari ini (Kamis). Tunggu saja,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim Ardiningsih mengatakan, meski ada moratorium, pihaknya tiap tahun mengusulkan penambahan pegawai ke pemerintah pusat.

Berdasarkan analisis beban kerja (ABK), Pemprov Kaltim masih membutuhkan penambahan pegawai sebanyak 9.396 orang.

”Tiap tahun, kami ada ABK. Tiap tahun juga kami usulkan ke pemerintah pusat," ujar Ardiningsih ditemui di kantornya, kemarin (14/12).

Kabar mengenai rencana KemenPAN-RB membuka penerimaan calon ASN 2018, sebut dia, hingga saat ini belum jelas. Formasi yang apa saja yang bakal diterima tidak disampaikan secara detail. Seperti guru, atau bidang lainnya.

”Kalau dilihat dari ABK Kaltim masih butuh tambahan, usulan sudah ada. Kami tunggu kejelasan dari pemerintah pusat,” tutup dia.

Berdasarkan data yang media ini terima dari BKD Kaltim, jumlah pegawai pensiun tiap tahun terus bertambah. Pada 2014, jumlah pegawai pensiun sebanyak 16 orang. Dua tahun selanjutnya, sebanyak 253 orang. Adapun tahun depan mencapai 317 orang. Sementara persediaan pegawai berdasarkan perhitungan BKD pada 2018 mencapai 9.020 orang. Kaltim masih butuh tambahan pegawai sebanyak 9.396 orang. 

[Mao Iskandar]




Artikel Terkait