Kaltimtoday.co - Sekolah Politik Perempuan merupakan momentum silaturrahmi dan belajar para kader Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Puteri. Kegiatan ini mengundang berbagai Narasumber yang ternama di Kalimantan Timur. 

Seperti tokoh Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Timur sahabat Hj. Ida Farida M.Ed yang juga merupakan majelis pembina daerah Korp Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.

Perempuan penggerak di perpolitikan yaitu Ibu Hetifah Sjaifudian, M.PP yang membagi ilmunya tentang perempuan berpolitik perspektif Undang-Undang. Narasumber tingkat Nasional Sahabat Dr. Wahidah Suaib M.Si yang merupakan Bawaslu Republik Indonesia. Sahabat Dr. Mujahidah Mansur M.Si, Sahabat Rusman Yakub M.Si, Ibunda Siti Aminah M.Pd, dan sahabat Almaun Sholehah M.Pd. 

Di Sekolah Politik Perempuan yang diikuti oleh perwakilan Korp Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia se Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara ini saya menyimpan harapan semoga para kader Korp Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri Kalimantan Timur-Kalimantan Utara mampu bergerak, memiliki ilmu spesifik di bidang politik. Menjadi pemilih atau yang dipilih yang memiliki integritas. Politik merupakan seni yang harus dimiliki oleh perempuan zaman now.

Penting bagi perempuan untuk melek politik, sehingga tidak di politiki orang yang lain. Peran Perempuan dalam bidang politik sangat penting untuk membangun kepentingan-kepentingan yang mengedepankan kesejahteraan perempuan. Sehingga pentingnya perempuan masuk ke ranah yang memiliki pengaruh mengambil keputusan seperti perundang-undangan.

Sudah saatnya Kader Korp Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri membangun struktur kepemimpinan dan politik yang lebih mengedepankan aspek-aspek feminitas atau keperempuanan yang bersandar nilai-nilai kasih sayang, solidaritas, keseimbangan dan kedamaian.

[Siti Yomi Rohmah | Mao Iskandar]


Artikel Terkait