‎Kaltimtoday.co - Bakal calon gubernur Kaltim dari Partai Demokrat, Syaharie Jaang, siang ini akan memenuhi panggilan sebagai saksi kasus pungutan liar di Terminal Peti Kemas Palaran Samarinda. 

Jaang diperiksa kepolisian atas pengembangan kasus pemerasan dan pencucian uang dengan terdakwa Ketua Pemuda Demokrat Indonesia Bersatu (PDIB) Hery Susanto Gun alias Abun.

Jaang diduga diperiksa sebagai saksi terkait terbitnya SK Wali Kota Samarinda Nomor 551.21/083/HK-KS/II/2016 tentang Penetapan Pengelola dan Struktur Tarif Parkir pada Area Parkir Pelabuhan Peti Kemas Palaran, atas nama KSU PDIB.

"Iya siang ini. Di Bareskrim Mabes Polri. Terkait Pungli di TPK Palaran," sebut sumber terpercaya di Pemkot Samarinda kepada Kaltimtoday.co, (2/1) pagi.

Ketua DPD Demokrat Kaltim tersebut dikabarkan sudah berada di Jakarta. Jaang diperiksa pada pukul 13.00 waktu setempat. Jaang memastikan diri memenuhi pemanggilan tersebut. Sejumlah tokoh masyarakat Kaltim disebut bakal mendampingi Jaang. 

Adapun kasus tersebut sudah diputuskan pengadilan. Terdakwa Abun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Samarinda divonis bebas, Selasa (12/12) lalu. Dalam putusannya, hakim minta Abun dilepaskan dari tahanan. Sebelumnya, Abun dituduh melakukan tindakan pemerasan dan tindak pencucian uang. Jaksa Penuntut Umum menuntut Abun dengan hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar.


[Mao Iskandar]


Artikel Terkait