Kaltimtoday.co – Panwas Samarinda kembali melayangkan panggilan untuk kedua kalinya kepada Herly Warsita. Istri Calon Gubernur Kaltim Rusmadi Wongso. Panggilan itu dilakukan untuk mengkonfirmasi dugaan pelanggaran Herly dalam berbagai kampanye Rusmadi sementara dirinya merupakan ASN. 

Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Samarinda Abdul Muin, Minggu (22/4/2018). Disebutkan Muin, Herly Warsita sebelumnya sempat dipanggil oleh pihak Panwaslu Samarinda pada Sabtu (21/4), namun Herly tak datang dengan alasan berhalangan hadir.

“Herly aktif mensosialisasikan suaminya untuk kampanye meski berstatus aktif sebagai ASN. Ini yang kedua kalinya kami panggil yang bersangkutan, namun dia tidak datang,” ujar Muin seperti dilansir dari Kaltimnews.co.

Menurut dia, pemanggilan yang dilayangkan pihaknya buat istri mantan Sekprov Kaltim itu untuk mengklarifikasi dugaan pelanggaran kode etik ASN yang dilakukan oleh Herly.

“Kita memanggil Herly untuk meminta klarifikasi atas indikasi aktif melakukan sosialisasikan suaminya meski berstatus ASN. Salah satunya pada saat arisan. Ada baliho suaminya.” jelas Abdul Muin.

Dalam pemanggilan kedua tersebut, Muin menyebut, sudah ditemui ahli hukum Herly, Supryana yang datang untuk menyampaikan ketidaksiapan Herly datang dalam pemeriksaan. Namun kedatangan Supriyana di Panwaslu Samarinda ditolak.

“Yang bersangkutan tidak bisa diwakilkan. Karena berdasarkan aturan yang bersangkutan Herly datang secara langsung,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Panwaslu Samarinda Jirsan Mobarok menambahkan, meski yang bersangkutan tidak hadir pihaknya akan tetap memprosesnya untuk merekomendasikan ke Bawaslu Kaltim dan instansi terkait. Pemanggilan tersebut merupakan pemanggilan terakhir oleh Panwaslu Samarimda.

“Tetap akan kami proses, sebagaimana mestinya. Temuan ini akan kita rekomendasikan ke Bawaslu Kaltim, dan lantaran yang bersangkutan tidak datang. Itu Sama saja menyetujui rekomendasi panwaslu,” ujarnya. 

[Mao Iskandar | Kaltim News | Panwaslu Samarinda]


Artikel Terkait