Kaltimtoday.co - Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim, Zairin zain disebut direkomendasikan sebagai pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Samarinda. Meski demikian Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak mengaku masih menunggu keputusan dari kementerian dalam negeri.  

Tiga nama direkomendasikan pemprov Kaltim kepada kemendagri. Zairin Zain di antaranya. “Itu salah satunya,” terang Awang, Senin (5/2/2018) seperti dilansir dari Samarinda Pos.

Dua nama lain yang disebut diusulkan oleh gubernur adalah Asisten I Setprov Kaltim Sabani dan Asisten III Setprov Kaltim Bere Ali. Namun disinggung dua nama ini, Awang memilih enggan berkomentar.

“Tidak perlu tahu. Itu nanti dari kemendagri yang jelas semuanya dari pejabat provinsi,” imbuhnya. 

Mantan bupati Kutim ini juga mengaku tidak tahu kapan SK penunjukkan Plt wali kota tersebut keluar. Pihaknya sudah pernah berkomunikasi namun kesibukan menteri jadi kendala.

“Menterinya sekarang lagi sibuk. Kalau sibuk ya sulit. Karena mengurusi pemilu dan segala macam,” tambahnya.  

Awang pun membeber proses penentuan tiga nama itu. Sebelumnya dia bersama Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Bapperjakat) Kaltim menginventarisasi beberapa nama. Setelah lakukan beberapa kali pembahasan, tiga nama pun keluar. Usai itu, Awang pun menunjuk salah satunya lagi untuk diusulkan pengangkatan SK di Kemendagri. Awang mengaku itu merupakan hak prerogatifnya sebagai gubernur. 

“Sama seperti yang saya lakukan terhadap Bu Mei (Meiliana, Red),” imbuh Awang. “Kita tunggu saja keputusan menteri,” katanya mengakhiri. 

Sementara itu Zairin Zain justru enggan berkomentar. Media ini mengonfirmasi melalui seluler namun tidak direspons. Pun halnya dengan Sabani. Meski sempat disinggung perihal Plt, dia memilih menghindar. 

Sebelumnya, Wali Kota Samarinda Sjaharie Jaang berharap Plt wali kota nantinya bisa bekerja secara baik meneruskan beberapa program kerjanya. Yang terpenting, lanjutnya, kinerja pemerintahan tidak boleh terhenti.

“Asal punya komitmen bersama menjaga kelancaran pemerintahan selama cuti,” katanya. 

Hal lain yang ia pesankan adalah bersiap-siap hadapi tender proyek. Meski kini sudah rampung, pengerjaan fisik sendiri biasanya dilakukan Maret. Saat itu Jaang dan wakilnya Nusyirwan sudah cuti dari jabatannya.

“Ini masa persiapan pelaksanaan proyek. Harapan saya fokus saja, mudahan Maret dan April kegiatan pembangunan sudah dilaksanakan,” tambah Jaang. 

Tidak ada lagi pesan khusus darinya. Jaang juga enggan mewanti-wanti calon Plt. Terpenting lagi katanya, Pjs bekerja sesuai aturan.

“Yang penting jalan lurus saja, enggak usah macam-macam,” tutup ketua DPD Demokrat Kaltim ini.


[Mao Iskandar | Samarinda Pos | Prokal.co]


Artikel Terkait