Advertorial
Pengangkatan Sedimen di Gorong Gorong, Upaya DPUR Cegah Luapan Air ke Badan Jalan
Kaltimtoday.co, Berau - Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Berau, Hendra Pranata menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan pembersihan di sejumlah drainase yang mengalami penumpukan sampah dan sedimen.
Hendra menjelaskan pembersihan drainase ini bertujuan untuk memperlancar aliran saluran pembuangan. Dengan demikian, saat hujan turun, air dapat langsung mengalir ke saluran pembuangan, yaitu Sungai Segah.
“Hal ini dilakukan untuk memperlancar aliran drainase tersebut. Banyak pendangkalan yang terjadi dari lumpur dan sampah mengakibatkan banjir,” ungkapnya.
Pembersihan dilakukan di berbagai titik di Tanjung Redeb dan Teluk Bayur, terutama di drainase sekitar jalan yang sering mengalami banjir.
Untuk memudahkan pekerjaan, Hendra menambahkan bahwa pihaknya menggunakan alat berat. “Alat berat ini untuk efisiensi pekerjaan. Karena drainasenya juga mengalami pendangkalan dan memang harus kita keruk. Ini akan kita lakukan secara berkala,” ujarnya.
Hendra juga menyebut selain pembersihan untuk mengurangi potensi banjir saat hujan, pihaknya berencana melakukan perbaikan dan pembenahan terhadap jaringan drainase yang menghambat aliran air di wilayah perkotaan.
“Pembenahan di wilayah perkotaan akan kami maksimalkan, terutama di area yang berpotensi terjadinya banjir,” tandasnya.
[MGN | RWT | ADV PEMKAB BERAU]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- Kemenhub dan KAI Matangkan Rencana Pembangunan Kereta Api Kalimantan, AHY: Konektivitas Antarwilayah Harus Ditingkatkan
- Diserang Penyakit Fusarium dan Layu Bakteri, Produksi Pisang di Kaltim Anjlok Hingga 60 Persen
- Konveksi Lokal Belum Banyak Terlibat di Program Seragam Gratis, Disdikbud Kaltim Soroti Kualitas dan Kapasitas Produksi
- Karhutla Belum Reda, Rudy Mas'ud Minta Patroli Bergerak Lebih Cepat
- Baru Dua Hari Jam Layanan Malam Diterapkan, Pengunjung Perpustakaan Kaltim Tembus 200 Orang per Hari








