VIDEO
Peran Jurnalis Tak Tergantikan AI, Kedubes AS dan Kaltim Today Dorong Penguatan Verifikasi
Kaltimtoday.co - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan maraknya fenomena citizen journalism menjadi sorotan utama dalam podcast kolaborasi antara Kaltimtoday.co dan Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Teknologi AI dinilai berperan sebagai "asisten junior" yang dapat membantu tugas-tugas jurnalistik, namun dipastikan tidak akan menggantikan peran manusia.
Kreativitas, empati, serta penilaian manusia dinilai tetap krusial untuk menghasilkan produk jurnalistik yang bermakna dan terverifikasi secara faktual.
Di era digital, tingginya kecepatan arus informasi sering kali mengorbankan sisi akurasi berita di tengah masyarakat. Kondisi tersebut menuntut jurnalis profesional untuk bertindak sebagai penengah kebenaran melalui verifikasi faktual agar publik terhindar dari jebakan disinformasi.
Guna mendukung peningkatan kapasitas insan pers daerah, Kedutaan Besar AS telah menggelar pelatihan Mobile Journalism (MoJo) di sejumlah lokasi, termasuk Samarinda.
Program pelatihan ini bertujuan memberdayakan para jurnalis daerah agar mampu memproduksi serta menyajikan berita berkualitas tinggi secara mandiri melalui perangkat ponsel. Kendati memberikan kemudahan, pemanfaatan AI dalam dunia media tetap membawa risiko teknis seperti bias algoritma hingga halusinasi informasi.
Oleh sebab itu, jurnalis tetap memegang tanggung jawab penuh atas akurasi dan etika dari seluruh konten berita yang diterbitkan. Tanggung jawab moral ini menjadi vital mengingat produk informasi yang dihasilkan memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat luas.
Selain aspek etika dan teknis, diskusi ini juga menyoroti dampak lingkungan dari pengoperasian pusat data AI yang memerlukan konsumsi air tinggi untuk sistem pendinginan mesin. Faktor konsumsi sumber daya alam tersebut menjadi catatan penting yang perlu diperhatikan oleh para pengembang teknologi AI di masa mendatang.











