Daerah

Polda Kaltim Distribusikan 1.500 Liter Cairan Kimia Berbahan Sawit Olahan Unmul untuk Padamkan Karhutla

Network — Kaltim Today 29 Oktober 2026 05:45
Polda Kaltim Distribusikan 1.500 Liter Cairan Kimia Berbahan Sawit Olahan Unmul untuk Padamkan Karhutla
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menyaksikan uji coba simulasi pemadaman api menggunakan cairan kimia Surface Active Agent (SAA) di Balikpapan (Foto: Beritasatu.com)

Kaltimtoday.co, Balikpapan - Polda Kaltim bersiap mendistribusikan sebanyak 1.500 liter cairan kimia inovatif berbahan dasar kelapa sawit guna mempercepat proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kaltim.

Sebelum disebarkan ke jajaran Polres, Polda Kaltim terlebih dahulu menggelar uji coba simulasi penggunaan cairan bernama Surface Active Agent (SAA) tersebut di Balikpapan, Rabu (28/10/2026).

Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menyampaikan bahwa cairan SAA merupakan hasil riset dan inovasi dari alumni Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda. Berdasarkan hasil uji simulasi di lapangan, racikan bahan kimia organik tersebut terbukti efektif memadamkan titik api secara signifikan.

“Hari ini kami dari Polda Kaltim bersama-sama dengan alumni Unmul melakukan simulasi terhadap chemical yang dinamakan Surface Active Agent, yang merupakan inovasi dari rekan-rekan di Unmul. Hasil inovasi yang tadi kami simulasikan, menurut kami sangat bermanfaat untuk membantu penanganan karhutla di Kalimantan Timur,” ujar Endar usai menyaksikan simulasi di Balikpapan, Rabu (28/10/2026).

Endar menambahkan, berdasarkan paparan teknis dari akademisi Unmul, cairan SAA dipastikan aman dan tidak akan merusak ekosistem mau pun vegetasi tanaman di area yang terbakar. Hal itu karena bahan bakunya memanfaatkan turunan minyak kelapa sawit sehingga tidak merusak tingkat keasaman (pH) tanah.

Pada tahap awal, Polda Kaltim akan mengirimkan 1.500 liter cairan SAA ke berbagai Polres jajaran yang menangani wilayah rawan karhutla.

Polda Kaltim juga mendorong instansi pemerintah daerah dan pemadam kebakaran untuk mengadopsi formulasi cairan SAA ini agar percepatan penanggulangan karhutla di Kalimantan Timur dapat terintegrasi dengan lebih maksimal. 

[RWT] 



Berita Lainnya