Daerah
Prakiraan BMKG untuk Cuaca Indonesia Periode 23-29 Januari 2024: Berpotensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
Kaltimtoday.co, Samarinda - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan prakiraan cuaca untuk seluruh wilayah Indonesia untuk periode 23 hingga 29 Januari 2024. Menurut analisis terkini, faktor-faktor global seperti SOI, IOD, dan Nino3.4 tidak berdampak signifikan pada peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia.
Namun, fenomena MJO yang aktif di kuadran 5 (Maritime Continent) saat ini menunjukkan pengaruh yang cukup besar terhadap peningkatan curah hujan di Indonesia.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer global dan regional, serta model probabilistik, BMKG memprediksi adanya potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Daerah yang berpotensi mengalami hujan intensitas sedang hingga lebat mencakup Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi cuaca ini termasuk adanya siklon tropis yang menciptakan daerah konvergensi di sekitarnya dan meningkatkan kecepatan angin hingga lebih dari 25 knot.
Kondisi ini diperkirakan akan meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah yang terpengaruh oleh siklon tropis, sirkulasi siklonik, serta di sepanjang daerah low level jet, konvergensi, dan konfluensi.
[RWT]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Pemerintah Instruksikan K/L Pangkas 30 Persen Anggaran Perjalanan Dinas
- Mendikdasmen Siapkan Opsi Tidak Naik Kelas 2027, Disdikbud Kaltim Dorong Peningkatan Kualitas Guru
- Kemenhub dan KAI Matangkan Rencana Pembangunan Kereta Api Kalimantan, AHY: Konektivitas Antarwilayah Harus Ditingkatkan
- Diserang Penyakit Fusarium dan Layu Bakteri, Produksi Pisang di Kaltim Anjlok Hingga 60 Persen
- Konveksi Lokal Belum Banyak Terlibat di Program Seragam Gratis, Disdikbud Kaltim Soroti Kualitas dan Kapasitas Produksi









