Daerah

Rudianto Amirta Dilantik Jadi Rektor Unmul, Kemendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Kontribusi

Defrico Alfan Saputra — Kaltim Today 27 Oktober 2026 15:05
Rudianto Amirta Dilantik Jadi Rektor Unmul, Kemendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Kontribusi
Rudianto Amirta saat dilantik menjadi Rektor Universitas Mulawarman Periode 2026-2030. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Jakarta - Rudianto Amirta secara resmi menjadi Rektor Baru Universitas Mulawarman periode 2026-2030, setelah dilantik oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada Selasa (27/10/2026) di Jakarta.

Dalam prosesinya, Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek Badri Munir Sukoco bertugas untuk membacakan sumpah jabatan kepada para rektor yang dilantik. 

Diketahui, sejumlah pimpinan perguruan tinggi yang dilantik di antaranya Rudianto Amirta sebagai Rektor Universitas Mulawarman, Ridho Kresna Wattimena sebagai Rektor Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Rossyda Priyadarshini sebagai Rektor Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.

Kemudian, Noor Cholis Basjaruddin sebagai Direktur Politeknik Negeri Bandung, Riyadi Purwanto sebagai Direktur Politeknik Negeri Cilacap, dan Wiwik Endah Rahayu sebagai Direktur Politeknik Negeri Subang.

Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, mengingatkan bahwa sumpah atau janji yang diucapkan mengandung tanggung jawab besar terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia. 

Tanggung jawab itu mencakup memelihara dan menyelamatkan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945, sekaligus memperjuangkan kesejahteraan rakyat. 

Ia mengatakan pelantikan pejabat bukan sekadar pergantian jabatan atau pemenuhan proses administratif, melainkan peneguhan amanah dan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara.

“Ukuran keberhasilan sebuah jabatan bukanlah kedudukan yang dicapai, melainkan manfaat dan dampak yang dihasilkan,” ujarnya.

Badri menyampaikan, perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada capaian administratif dan akademik semata, tetapi harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, industri, pembangunan daerah, dan masa depan Indonesia.

“Perguruan tinggi memiliki posisi yang sangat penting dalam menyiapkan talenta yang siap berkarya dan menjawab kebutuhan pembangunan. Saya berharap perguruan tinggi negeri dapat terus memperkuat sinergi dengan dunia industri, pemerintah, dan masyarakat,” tutupnya.

[RWT] 



Berita Lainnya