Daerah
Aji Mirni Mawarni Sentil Perusahaan Tambang Kaltim: Mana CSR untuk Pendidikan Anak Pelosok?
Kaltimtoday.co, Samarinda - Anggota DPD RI daerah pemilihan Kalimantan Timur, Aji Mirni Mawarni, melontarkan kritik tajam terhadap minimnya kontribusi perusahaan tambang dalam mendukung pembiayaan pendidikan bagi anak-anak di wilayah pelosok. Ia menilai, dana Corporate Social Responsibility (CSR) sektor pertambangan seharusnya bisa menjadi mesin penggerak kualitas SDM di desa-desa sekitar tambang.
Ia mengungkapkan, saat melakukan kunjungan ke wilayah Sedulang, dirinya melewati sejumlah perusahaan tambang, namun tidak menemukan program CSR yang secara khusus membantu pembiayaan pendidikan bagi anak-anak setempat.
“Kalau pemerintah daerah bisa menetapkan kewajiban bagi perusahaan untuk membiayai pendidikan satu sampai dua anak di setiap desa, terutama mulai jenjang SMA, ini akan sangat membantu,” ujarnya.
Aji Mirni menilai, meski pemerintah telah menyediakan program beasiswa seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), bantuan tersebut belum sepenuhnya menanggung kebutuhan pendidikan siswa, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil.
Selain faktor ekonomi, ia juga menyoroti rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya pendidikan, yang menurutnya dipengaruhi oleh pola pikir orang tua.
Ia mendorong agar perusahaan tambang setiap tahun mengalokasikan CSR untuk membiayai pendidikan minimal satu hingga tiga anak dari desa sekitar wilayah operasional.
“Memang dampak pendidikan tidak instan, tapi itu harus menjadi prioritas karena akan menentukan masa depan generasi di daerah,” katanya.
[RWT]
Related Posts
- Toyota Luncurkan Kijang Innova Zenix Berteknologi T Intouch di Samarinda
- Soroti Antrean BBM di SPBU Setiap Hari, DPRD Kukar Bakal Telusuri Dugaan Penyelewengan
- Pemprov Kaltim Usulkan Karhutla Bencana Nasional, Bupati Kukar Harap Penanganan Lebih Masif
- Bentuk Karakter ASN, Bupati Kukar Pastikan Program Gerakan Etam Mengaji Berlanjut
- Dorong Ekonomi Pesisir, Pemkab Kukar Penuhi Kebutuhan BBM Nelayan Anggana Lewat SPBN









