Advertorial
DPRD Berau Bentuk Pansus Khusus Perusda, Soroti Lemahnya Kontribusi untuk PAD
Kaltimtoday.co, Berau - Kinerja empat perusahaan daerah (perusda) di Kabupaten Berau mendapat sorotan serius dari DPRD. Dalam pandangan akhir fraksi, perusda dinilai masih lesu dan belum mampu memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan asli daerah (PAD).
Ironisnya, pemerintah daerah terus memberikan suntikan modal setiap tahun untuk menghidupkan perusda. Hal ini membuat Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong, mendorong pembentukan panitia khusus (pansus) guna menyelidiki kinerja empat perusda tersebut.
"Tahun ini nyaris tidak ada perusda yang menyetor keuntungan ke kas daerah, maka dari itu kita dari lembaga legislatif harus turun tangan," katanya.
Rudi menyatakan, jika rekomendasi untuk pembentukan pansus itu diusulkan saat rapat anggaran beberapa waktu lalu melalui Badan Musyawarah. Ia mempertanyakan, terkait kendala yang dihadapi sehingga penyetoran laba ke kas daerah menjadi lemah.
Sehingga hasil dari penelusuran pansus akan menjadi catatan untuk dievaluasi. Termasuk langkah audit keuangan.
“Kalau memang terbukti butuh tambahan modal, silahkan. Tapi jangan sampai dana terus disuntik, sementara Perusda tidak pernah setor laba. Itu sama saja membiarkan perusahaan bangkrut pelan-pelan,” tegasnya.
[MGN | ADV DPRD BERAU]
Related Posts
- DPRD Samarinda Minta Inovasi Daerah Tak Sekadar Program, Harus Hasilkan PAD
- Kegiatan Pemerintah Berkurang, Kontribusi Perhotelan Samarinda Ikut Tertekan
- Samri Dorong Penyederhanaan Izin Reklame di Samarinda untuk Cegah Kebocoran PAD
- Bahas Lima Raperda, DPRD Kukar Bidik Tambahan PAD dari Aset Daerah pada 2027
- Target PAD Samarinda 2026 Dirasionalkan, DPRD Soroti Target Awal yang Terlalu Tinggi








