Daerah

Karhutla di Tol Balsam Meluas 3 Hektare, Asap Ganggu Jarak Pandang Pengendara

Network — Kaltim Today 26 Oktober 2026 05:17
Karhutla di Tol Balsam Meluas 3 Hektare, Asap Ganggu Jarak Pandang Pengendara
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tepi Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), Kalimantan Timur, meluas hingga sekitar 3 hektare pada Minggu (25/10/2026). (Beritasatu.com)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan tepi Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), Kalimantan Timur, hingga meluas mencapai 3 hektare pada Minggu (25/10/2026). Peristiwa yang diduga dipicu aksi pembakaran sengaja ini memicu kepulan asap pekat yang mengganggu jarak pandang pengguna jalan tol.

Insiden kebakaran tersebut berlokasi di Kilometer (KM) 78+200 Jalur B, dari arah Samarinda menuju Balikpapan. Tiupan angin kencang serta kondisi lahan gambut yang mengering membuat kobaran api dengan cepat membesar dan memicu kemunculan titik-titik api baru.

Bahkan, api dilaporkan sempat merambat hingga ke sisi lain badan jalan tol. Tim petugas gabungan pun langsung dikerahkan ke lokasi untuk memblokir pergerakan api agar tidak makin meluas serta meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda Suwarso menyebutkan bahwa insiden kebakaran ini diduga berkaitan dengan aktivitas tiga orang yang sempat terekam kamera petugas jalan tol.Ketiganya langsung melarikan diri ke dalam hutan saat hendak ditangkap.

"Tadi dari petugas jalan tol juga ada sempat merekam ada sekitar 3 orang. Namun demikian tidak sempat kita kejar. Di lokasi ini patut diduga ya mungkin melakukan pembakaran karena tidak ada kepentingan apa pun di pinggir jalan tol ini selain aktivitas itu," kata Suwarso di lokasi kejadian, Minggu (25/10/2026).

Meski demikian, Suwarso menegaskan bahwa dugaan keterlibatan ketiga orang tersebut masih memerlukan proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

Suwarso menjelaskan, tim gabungan telah berjibaku melakukan pemadaman selama lebih dari lima jam. Hingga pukul 16.26 WITA, api belum dapat dipadamkan sepenuhnya akibat kuatnya hembusan angin.

"Ini meluas sekitar 3 hektare, tetapi dalam pemadaman sampai dengan pukul 16.26 WITA ini, tim masih berjibaku dengan api karena angin cukup kencang dan mengarah ke jalan tol yang di sisi sebelahnya ini pasti akan mengganggu lalu lintas," tutur Suwarso.

Proses pemadaman di lapangan terkendala oleh sulitnya pasokan air. Petugas terpaksa mendatangkan armada truk tangki air dari sumber yang berjarak lebih dari 5 kilometer dari lokasi kebakaran sehingga memperlambat penanganan.

Dampak kepulan asap tebal yang membumbung tinggi kini bergerak menutupi badan jalan tol dan menurunkan visibilitas pengemudi secara drastis. Kondisi ini membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya kendaraan yang meluncur dari arah Samarinda menuju Balikpapan.

Para pengguna Jalan Tol Balsam diimbau untuk menurunkan kecepatan kendaraan saat mendekati KM 78+200 serta meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap gangguan asap. 

[RWT] 



Berita Lainnya