banner

DISKOMINFO KUKAR

Launching Arbizz Space,  Bupati Kukar Harap Jadi Hub Rekreasi, Budaya, dan Bisnis di Tenggarong

Supri Yadha — Kaltim Today 04 Oktober 2026 16:09
Launching Arbizz Space,  Bupati Kukar Harap Jadi Hub Rekreasi, Budaya, dan Bisnis di Tenggarong
Bupati Kukar bersama Forkopimda saat luncurkan Arbizz Space di kawasan Pujasera Tenggarong. (Supri/Kaltimtoday.co)

TENGGARONG, Kaltimtoday.co - Momentum Hari UMKM Nasional ke-10 di Kutai Kartanegara (Kukar) ditandai dengan peluncuran Arbizz Space dan aplikasi KukarGo di kawasan Taman Pujasera Tenggarong, Sabtu (3/10/2026) malam. 

Kehadiran ruang usaha ini diarahkan menjadi titik temu UMKM, masyarakat, sekaligus ruang rekreasi, budaya, dan bisnis.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, Arbizz Space dipersembahkan untuk pelaku UMKM di Kukar. Dari 58 tenan yang disiapkan, seluruhnya telah terisi dan diisi pelaku usaha lokal.

“Ini kita bangun atau kita persembahkan untuk UMKM yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara,” kata Aulia.

Menurutnya, keberadaan Arbizz Space diharapkan tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga mampu mendongkrak pendapatan pelaku UMKM. Karena itu, suasana ramai di kawasan tersebut diharapkan dapat dipertahankan setiap sore hingga malam.

Aulia menyebut, pelaku usaha yang berjualan di Arbizz Space tidak hanya berasal dari Tenggarong. Sejumlah UMKM dari Kembang Janggut dan kecamatan lainnya di Kukar juga turut mengisi kawasan tersebut.

“Kita berharap Arbizz Space ini betul-betul menjadi space untuk hub-nya orang, hub-nya warga masyarakat Kukar untuk kegiatan rekreasi, budaya, dan bisnis,” harapnya.

Selain aktivitas UMKM, pemerintah daerah juga berencana menghidupkan panggung yang tersedia di kawasan tersebut dengan berbagai pertunjukan.

Mulai dari pertunjukan budaya hingga tari-tarian diharapkan dapat memperkaya aktivitas di Arbizz Space.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Muhammad Reza mengatakan, Arbizz Space sejatinya telah beroperasi sekitar satu bulan sebelum resmi diluncurkan. Dari total 58 tenan, seluruhnya telah menandatangani kontrak, sementara 54 tenan saat ini sudah beroperasi.

Reza optimistis Arbizz Space dapat berkembang menjadi salah satu ikon baru Tenggarong. Lokasinya yang strategis dinilai menjadi salah satu faktor pendukung karena kawasan tersebut mudah terlihat saat masyarakat melintas dari arah jembatan.

Menurutnya, pengembangan Arbizz Space dirancang untuk jangka waktu lima tahun. Pada tahun pertama, fokus utamanya adalah membangun keramaian agar masyarakat semakin mengenal kawasan tersebut.

“Keramaian dulu biar tahu nanti ke depannya ini menjadi salah satu ikonnya Tenggarong,” katanya.

Reza berharap, Arbizz Space nantinya dapat menjadi salah satu destinasi wisata di Tenggarong. Sehingga masyarakat tidak hanya berkunjung ke museum maupun Pulau Kumala, tetapi juga menjadikan kawasan tersebut sebagai tujuan wisata sekaligus pusat kuliner.

Untuk menjaga aktivitas kawasan tetap hidup, pengelolaan Arbizz Space melibatkan pihak ketiga. 

Reza menjelaskan, kerja sama tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyewaan tenan, tetapi juga mencakup pengembangan kawasan melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan.

“Makanya kontrak kami juga dengan pihak ketiga pengelola di sini itu melakukan event-event. Jadi setiap waktu nanti akan ada event-nya. Itu biar lebih terkenal lagi kawasan Arbizz Space ini,” jelasnya.

Menurut Reza, pelibatan pihak ketiga juga menjadi bagian dari efisiensi pengelolaan. Sebab, Dinas Koperasi dan UKM dapat menangani penyewaan tenan, sementara penyelenggaraan kegiatan dan event di kawasan dapat dikelola oleh pihak ketiga.

“Kalau langsung dikelola oleh pihak ketiga, ini juga menjadi efisiensi bagi kita dan efektif juga untuk dilaksanakan,” pungkasnya.

[TOS | ADV DISKOMINFO KUKAR]



Berita Lainnya