banner

DISKOMINFO KUKAR

TPID Kukar Raih Penghargaan Empat Tahun Berturut-turut, Kini Kejar Capaian TPAKD

Supri Yadha — Kaltim Today 26 Oktober 2026 18:22
TPID Kukar Raih Penghargaan Empat Tahun Berturut-turut, Kini Kejar Capaian TPAKD
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri. (Supri/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mempertahankan capaian pengendalian inflasi daerah di tingkat Pulau Kalimantan. 

Pada 2026, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kukar kembali meraih penghargaan tersebut untuk keempat kalinya secara berturut-turut. 

Kini, Pemkab Kukar juga berupaya mengejar capaian Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melalui program yang memperluas akses pembiayaan masyarakat.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri mengatakan, capaian TPID tersebut merupakan hasil pengendalian inflasi yang dilakukan selama empat tahun berturut-turut. Penilaian penghargaan dilakukan berdasarkan wilayah pulau.

“Sudah empat tahun berturut-turut kita bisa mengendalikan inflasi yang ada di Kabupaten Kukar dan kita menjadi juara satu berturut-turut. Kemarin juga sudah diumumkan, kita menjadi juara satu tingkat Pulau Kalimantan,” kata Aulia, Minggu (25/10/2026).

Selain mempertahankan capaian TPID, Pemkab Kukar kini mendorong penguatan TPAKD. Salah satu upaya yang disiapkan yakni melalui program Kredit Kukar Idaman Terbaik, yang menjadi bagian dari implementasi percepatan akses keuangan daerah.

Aulia menjelaskan, program tersebut memberikan subsidi bunga pinjaman perbankan yang ditanggung pemerintah daerah. Dengan skema ini, masyarakat yang menjadi debitur cukup membayar pokok pinjaman, sedangkan bunganya dibayarkan oleh pemerintah daerah.

Sasaran program tersebut meliputi petani, nelayan, peternak, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia mencontohkan, masyarakat yang mengajukan pinjaman sebesar Rp50 juta hanya perlu mengembalikan pokok pinjaman sebesar Rp50 juta. Sementara itu, bunga pinjaman dengan margin antara 9 hingga 12 persen ditanggung oleh pemerintah daerah.

“Kalau Kredit Kukar Idaman Terbaik ini, saya kasih spill-nya sedikit, pemerintah daerah melakukan subsidi bunga. Jadi, bunga yang dibebankan oleh perbankan itu dibayar oleh pemerintah daerah, sehingga para debitur kita yang terdiri dari petani, nelayan, peternak, dan UMKM itu cukup membayar pokoknya saja,” tandasnya.

[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR] 



Berita Lainnya