Samarinda
Wartawan Samarinda Pos Jadi Korban Mobil Pengetap yang Meledak, Alami Luka Bakar 5 Persen, Masih Dirawat di RSUD AW Sjahranie
Kaltimtoday.co, Samarinda - Peristiwa terbakarnya mini bus merk Avanza, pada Selasa (4/4/2023) malam mengakibatkan satu orang wartawan Samarinda Pos (Sapos) bernama Joko Iswanto terkena ledakan dari jerigen yang berisikan BBM jenis pertalite. Kondisi tersebut membuat Joko Iswanto harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie Samarinda.
Joko Iswanto atau yang akrab dipanggil Jokis tersebut mendapatkan luka bakar cukup serius di beberapa bagian tubuhnya hingga harus memerlukan tindakan dari pihak kedokteran.
"Jokis mendapatkan luka di bagian pergelangan tangan kiri dan telapak tangan kanan, serta kaki," terang Irwan, salah satu relawan yang berada di rumah sakit, pada Rabu (5/4/2023).
Dari luka tersebut, dirinya mengatakan Jokis mengalami luka bakar 4-5 persen yang harus diperban dan butuh waktu untuk sembuh total.
"Perawatan dilanjutkan besok hari, dengan membersihkan luka bakar yang masih basah," ucapnya.
Kini, Kondisi Ketua Relawan TRC itu terlihat lemah dengan luka yang sudah diperban di bagian luka bakar. Semua relawan yang datang menjenguk berharap agar Jokis cepat sembuh dan bisa beraktivitas kembali.
Sementara itu, di lokasi tempat terbakarnya mini bus, pihak kepolisian dan unit inafis Satreskrim Polresta Samarinda masih tengah melakukan olah TKP hingga ke tempat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU) di Jalan Pangeran Diponegoro Kota Samarinda.
[RWT]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Kebakaran Permukiman Kelurahan Melayu, Pemkab Kukar Kerahkan OPD Tangani Warga Terdampak
- Pertamina Endus Modus Plat Nomor Palsu di SPBU Berau, Siap Sanksi Operator hingga Jalur Pidana
- Data Konsumsi Berubah, Dewan Kaltim Firnadi Dorong Pemprov Perbarui Kebutuhan BBM
- Kuota BBM Subsidi Tak Sesuai Usulan, Operasional SPBU Terbatas Jadi Pemicu Antrean Panjang
- Pertalite Dibatasi 5 Liter per Hari, Fuel Guard Mulai Berlaku di SPBU Berau









