PEMKAB BERAU
Tiga SPBU di Berau Layani Pengisian BBM 24 Jam, Bupati Sebut Upaya Urai Antrean BBM
Kaltimtoday.co, Berau - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, meninjau langsung pelayanan sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang mulai beroperasi selama 24 jam, Sabtu (17/6/2026).
Kebijakan ini diharapkan dapat mengurai antrean panjang sekaligus mempersingkat waktu tunggu masyarakat saat mengisi bahan bakar minyak (BBM).
Kebijakan operasional 24 jam tersebut merupakan langkah Pertamina Patra Niaga merespons antrean BBM yang kian mengular di Kabupaten Berau.
Saat ini, terdapat tiga SPBU yang telah menerapkan layanan tersebut, yakni SPBU Rinding Baru di Teluk Bayur, SPBU Kilometer 5 di Tanjung Redeb, dan SPBU Sambaliung Baru.
Sri Juniarsih mengapresiasi langkah tersebut karena dinilai sebagai inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya mengapresiasi inovasi ini karena merupakan suatu kemajuan. Tentu saja ini dapat menjadi cara untuk mengurai antrean serta mempersingkat waktu tunggu masyarakat,” ujarnya.
Selain memperpanjang jam operasional, Sri menyebut pembatasan kuota pengisian BBM bersubsidi melalui pengawasan yang terprogram juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan pelayanan dan memastikan distribusi BBM lebih tepat sasaran.
Ia berharap, berbagai langkah tersebut dapat menjamin masyarakat memperoleh BBM secara merata tanpa harus menghabiskan waktu untuk mengantre panjang.
“Kami berharap langkah ini bisa berjalan secara berkelanjutan. Serta bagi SPBU yang belum 24 jam itu bisa juga segera diterapkan,” sarannya.
Sementara itu, Sales Branch Manager (SBM) Kaltimut III Fuel Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus, mengatakan penambahan jam operasional SPBU dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait antrean BBM yang masih terjadi, termasuk untuk jenis solar.
Menurutnya, uji coba operasional 24 jam tersebut juga sejalan dengan arahan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM.
“Uji coba operasional 24 jam ini sejalan dengan arahan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM,” ujarnya.
Hermawan berharap, penambahan jam operasional dapat memberikan alternatif waktu pengisian BBM bagi masyarakat, terutama di luar jam sibuk.
Kebijakan ini juga diharapkan membantu para pekerja yang baru memiliki waktu untuk mengisi bahan bakar pada malam hari, termasuk pekerja di sektor pertambangan dan sektor lainnya.
[MGN | ADV PEMKAB BERAU]
Related Posts
- Kuota BBM Subsidi Tak Sesuai Usulan, Operasional SPBU Terbatas Jadi Pemicu Antrean Panjang
- Pertalite Dibatasi 5 Liter per Hari, Fuel Guard Mulai Berlaku di SPBU Berau
- Urai Penumpukan Kendaraan di SPBU, Pemprov Sulsel Terapkan Ganjil Genap BBM Bersubsidi
- Soroti Praktik Pengetap BBM di SPBU, Bupati Berau: Berapa Pun Kuota Tetap Akan Kurang
- Temui Massa Aksi, Wabup Gamalis Tuntut Hak Kuota BBM Berau ke BPH Migas dan Usulkan CCTV di SPBU









