Advertorial
Antrean Panjang BBM di Balikpapan, Taufik Sarankan Pemkot Tiru Strategi Cirebon
Kaltimtoday.co, Balikpapan - Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Taufik Qul Rahman mengaku prihatin dengan maraknya antrean warga di SPBU-SPBU Balikpapan hanya untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite.
“Saya juga merasakan hal yang sama. Saya juga harus antre seperti warga lainnya. Antre panjang terpaksa beli yang mahal, yaitu Pertamax, yang Pertalite gak ada, kosong,” kata Taufik.
Dia menyarankan Pemkot Balikpapan untuk berkoordinasi dengan Pertamina dalam menangani permasalahan antrean BBM ini. Menurut Taufik, Balikpapan sebagai lokasi pengolahan minyak Pertamina, seharusnya tidak mengalami kesulitan BBM.
“Ketika saya mengunjungi Cirebon, saya tidak melihat antrean di SPBU seperti di Balikpapan. Padahal, Cirebon juga memiliki kilang minyak Pertamina, tetapi tidak ada masalah serupa," kata Taufik.
Dia menyatakan kebingungannya mengenai situasi di Balikpapan.
“Di Cirebon tidak ada yang antre di SPBU. Tapi Balikpapan, saya jadi bingung. Ada apa. Sampai ada salah satu SPBU melaporkan juga petugasnya, kami diperintahkan untuk satu nozel. Satu nozel melayani begitu banyak kendaraan, sedangkan dia ada enam nozel, tapi hanya satu nozel yang wajib melayani dan yang dijual Pertamax. Ada apa ini,” ungkap Taufik, kecewa.
[RWT | ADV DPRD BALIKPAPAN]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Pertamina Ungkap Pemicu Antrean SPBU di Kaltim: Jumlah Lembaga Penyalur BBM Masih Terbatas
- Kuota Pertalite Kaltim Hanya 529 Ribu KL, Komisi II DPRD Bakal Minta Tambahan Kuota ke BPH Migas
- Kuota BBM Subsidi Tak Sesuai Usulan, Operasional SPBU Terbatas Jadi Pemicu Antrean Panjang
- Pertalite Dibatasi 5 Liter per Hari, Fuel Guard Mulai Berlaku di SPBU Berau
- Soroti Praktik Pengetap BBM di SPBU, Bupati Berau: Berapa Pun Kuota Tetap Akan Kurang








