Advertorial

Hasil Pilrek Unmul, Rudianto Amirta Unggul 10 Suara dari Petahana Abdunnur

Defrico Alfan Saputra — Kaltim Today 30 September 2026 18:33
Hasil Pilrek Unmul, Rudianto Amirta Unggul 10 Suara dari Petahana Abdunnur
Konferensi Pers Hasil Pemilihan Rektor Unmul Masa Jabatan 2026-2030. (Defrico/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Hasil pemilihan rektor untuk masa jabatan 2026-2030 telah diumumkan. Rudianto Amirta meraih suara terbanyak dan berhasil mengalahkan petahana Abdunnur.

Pemilihan berlangsung dalam rapat senat tertutup hari ini, Rabu (30/09/2026). Jajaran anggota senat hingga perwakilan dari kementerian hadir untuk menyaksikan langsung jalannya pemilihan.

Dalam pemilihan tersebut, suara senat dikombinasikan dengan 35 persen suara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Dengan 90 anggota senat yang hadir, total suara dalam pemilihan mencapai 138 suara. 

Proses pemungutan suara dilakukan dengan memanggil anggota senat satu per satu sesuai daftar hadir. Setelah seluruh suara dimasukkan ke dalam kotak suara, penghitungan dilakukan secara bersama-sama dan disaksikan oleh saksi dari panitia maupun anggota senat.

Hasil penghitungan menetapkan Prof. Fahrul Agus memperoleh 0 suara, Prof. Rudianto Amirta memperoleh 74 suara, sedangkan Prof. Abdunnur memperoleh 64 suara. Haviluddin menegaskan seluruh proses penghitungan dilakukan secara terbuka dan transparan.

"Yang jelas transparan, dan dilihat langsung oleh seluruh anggota senat dan para saksi," beber Ketua Senat Unmul Prof Haviluddin.

Proses pemilihan dipanggil secara bergiliran sesuai dengan daftar nama senat yang hadir. Kemudian setelah pemilihan, dikumpulkan suaranya, dan dihitung bersama.

"Setelah seluruh suara dimasukkan ke dalam kotak suara, penghitungan dilakukan secara bersama-sama dan disaksikan oleh saksi dari panitia maupun anggota senat," tuturnya.

Hasil perhitungan suara dalam waktu dekat akan disampaikan ke kementerian terkait. Lalu, menunggu keputusan jadwal pelantikan kepada rektor terpilih masa jabatan 2026 - 2030.

"Untuk jadwal pelantikan, kami sampaikan dulu hasilnya ke kementerian. Nanti yang memutuskan jadwalnya dari pusat langsung," tutupnya.

[RWT | ADV] 



Berita Lainnya