Nasional
Jaga Daya Beli Kuartal IV 2026, Pemerintah Cairkan BSU Rp300 Ribu per Bulan untuk 13,3 Juta Pekerja
Kaltimtoday.co - Pemerintah resmi menyiapkan paket stimulus ekonomi terpadu guna memperkuat daya beli masyarakat dan menjaga laju pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2026. Salah satu program unggulannya adalah penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp300.000 per bulan selama tiga bulan bagi 13,3 juta pekerja.
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, mengungkapkan bahwa penyaluran BSU dengan total alokasi anggaran mendekati Rp12 triliun tersebut dirancang untuk memberikan proteksi sosial yang inklusif sekaligus menopang produktivitas sektor riil.
“Pemerintah berkomitmen memastikan pemulihan ekonomi berjalan inklusif dengan memperkuat proteksi sosial sekaligus mendorong produktivitas sektor riil. Berbagai program lanjutan dirancang terukur untuk menjaga daya beli dan menopang keberlanjutan dunia usaha,” ujar Haryo, Senin (5/10/2026).
Bantuan Pangan hingga Pembukaan Rekening Massal
Selain BSU di sektor ketenagakerjaan, paket stimulus ekonomi ini juga mencakup bidang ketahanan pangan, pelindungan sosial, dan perumahan:
1. Bantuan Pangan Beras
Penyaluran bantuan beras 10 kilogram per bulan selama periode Oktober hingga Desember 2026 dengan anggaran Rp17,5 triliun yang menyasar 33.244.408 keluarga penerima manfaat (KPM) kelompok desil 1 hingga desil 4.
2. Inklusi Keuangan
Pembukaan rekening bank secara gratis bagi seluruh warga negara berusia di atas 17 tahun, khususnya masyarakat rentan pada kelompok desil 1 hingga desil 4.
3. Insentif Pajak Pekerja
Perluasan fasilitas pengurangan PPh Pasal 21 bagi 7,5 juta pekerja berpenghasilan di bawah Rp10 juta per bulan yang kini berlaku di seluruh sektor industri.
4. Sektor Perumahan
Perpanjangan fasilitas PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) hingga 2027 untuk unit rumah seharga maksimal Rp2 miliar, serta penyediaan KPR bersubsidi dengan suku bunga 6 persen untuk pembelian rumah hingga harga Rp500 juta.
Agenda Lanjutan 2027
Guna menyongsong tahun anggaran 2027, pemerintah turut merancang kelanjutan program magang bagi 150.000 peserta, pelatihan vokasi untuk 300.000 orang, diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi pekerja mandiri, serta penyesuaian nilai Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).
Haryo menambahkan, seluruh alokasi anggaran sementara sebesar Rp31 triliun yang tengah dimatangkan bersama Kementerian Keuangan ini telah disetujui dalam rapat koordinasi terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.
[RWT]
Related Posts
- Cara Cek Penerima Bansos BPNT Rp 600.000 dan BSU Rp 900.000 Oktober 2026, Simak Panduan Lengkapnya
- Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair Oktober 2026: Simak Cara Cek Status NIK KTP dan Rincian Nominalnya
- 11 Penyebab Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Bisa Dicoret, Cek Faktor dan Regulasinya
- Praktis Tanpa Login, Ini Panduan Cek Desil DTSEN Online Melalui Portal BPS dan Kemensos
- Data Tak Sesuai? Ini Cara Ubah Data Desil Bansos September 2026 lewat HP







