Daerah
Karhutla Kaltim Tembus 6.684 Hektare, Kabupaten Kutai Kartanegara Jadi Wilayah Terluas
Kaltimtoday.co - Akumulasi luasan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Timur kian mengkhawatirkan setelah tercatat menembus 6.684 hektare yang tersebar di 10 kabupaten dan kota. Dari total luasan tersebut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencatatkan dampak terparah dengan area terbakar mencapai 1.866 hektare.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur, Buyung Dodi, mengungkapkan bahwa Kukar menempati posisi puncak kejadian karhutla sepanjang September 2026 dengan torehan 234 kasus bencana kebakaran lahan.
"Yang paling besar lahannya Kutai Kartanegara, 1.866 hektare," ungkap Buyung di Balikpapan, Jumat (25/9/2026).
Masifnya titik api di Kukar turut andil menjadi salah satu pemicu utama kepekatan kabut asap yang menyelimuti atmosfer Kaltim belakangan ini. Peristiwa kebakaran lahan dilaporkan terjadi hampir setiap hari di wilayah tersebut, dengan tantangan berat berupa sebaran titik api yang berada di pedalaman kawasan hutan sehingga menyulitkan mobilisasi tim pemadam.
Buyung menerangkan, upaya pemadaman terus digencarkan secara optimal oleh satuan tugas darat maupun udara. Meski demikian, lonjakan jumlah titik api baru serta kemunculan api berulang di lokasi yang sama membuat personel di lapangan mulai kewalahan.
Kondisi diperparah oleh karakteristik lahan gambut yang mendominasi sebagian wilayah terbakar, di mana bara api di bawah permukaan tanah sangat sulit dipadamkan hingga tuntas.
"Kemudian beberapa titik api dekat dengan permukiman, dekat juga dengan objek vital," lanjut Buyung.
Menyikapi keterbatasan yang ada, strategi penanganan difokuskan secara selektif dengan memprioritaskan perimeter yang berdekatan langsung dengan kawasan permukiman warga dan infrastruktur objek vital. Akibatnya, pemadaman pada titik-titik yang terisolasi atau berjarak jauh dari permukiman terpaksa ditunda sementara.
Adapun dukungan udara berupa dua unit helikopter pengebom air (water bombing) yang beroperasi saat ini masih dipusatkan untuk mengamankan wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) serta Kota Samarinda. Pihak BPBD Kaltim kini tengah menunggu alokasi penambahan armada helikopter dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera diterbangkan ke wilayah prioritas tinggi lainnya, meliputi Kutai Kartanegara, Berau, dan Paser.
[RWT]
Related Posts
- Ombudsman Temukan Hunian Mewah, Kalapas dan 4 Pejabat Lapas Cibinong Dicopot
- Petani Kukar Didorong Tak Hanya Produktif, tapi Juga Cerdas Mengelola Pendapatan
- Hotspot Menurun, Kukar Dapat Suntikan Rp10 Miliar untuk Penanganan Karhutla
- Dispar Kaltim Ungkap Alasan Gubernur Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD: Efisiensi Anggaran
- Jadwal Asian Games 2026 Hari Ini: Kans Medali di Angkat Besi, Atletik, hingga Balap Sepeda









