banner

DISKOMINFO KUKAR

Kebakaran Permukiman Kelurahan Melayu, Pemkab Kukar Kerahkan OPD Tangani Warga Terdampak

Supri Yadha — Kaltim Today 06 Oktober 2026 16:58
Kebakaran Permukiman Kelurahan Melayu, Pemkab Kukar Kerahkan OPD Tangani Warga Terdampak
Asisten I Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat saat menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak secara simbolis. (Supri/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Sisa-sisa bangunan yang menghitam dan rata dengan tanah masih terlihat di kawasan Jalan Danau Aji hingga Jalan AM Alimudin, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Selasa (6/10/2026) pagi. 

Kebakaran hebat yang terjadi Senin sore menghanguskan puluhan bangunan dan membuat puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal.

Kondisi tersebut ditinjau langsung Asisten I Setkab Kukar, Akhmad Taufik. Ia menyusuri kawasan permukiman yang terbakar, melihat dari dekat bangunan warga yang nyaris tak tersisa dan hanya menyisakan kayu-kayu hitam bekas dilalap api.

Kobaran api mulai terjadi sekitar pukul 17.00 Wita pada Senin (5/10/2026) dan berlangsung hingga malam. Puluhan bangunan hangus terbakar, sementara warga terdampak harus mencari tempat tinggal sementara di rumah keluarga, kerabat maupun tetangga.

Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Kukar turut menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga yang terdampak. Akhmad Taufik juga menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Kukar Aulia Rahman Basri belum dapat hadir langsung ke lokasi lantaran kondisi kesehatannya belum membaik.

Kondisi rumah pasca kebakaran. (Supri/Kaltimtoday.co)

“Hari ini kita bersama-sama menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan mendalam terhadap musibah yang mulai kemarin, yang mulai sore kemarin dan sampai berakhir malam,” kata Taufik.

Ia mengatakan pemerintah daerah berupaya hadir untuk mendampingi warga yang tertimpa musibah. Selain dukungan moral, bantuan juga diberikan untuk meringankan kebutuhan warga dalam beberapa hari ke depan.

“Ini adalah bagian terpenting kehadiran pemerintah daerah kepada para saudara-saudara yang terkena musibah. Ini dalam bentuk hubungan moral, hubungan semangat, dan mungkin sedikit beberapa bantuan yang mungkin bisa memberikan keringanan beberapa hari ke depan,” tuturnya.

Penanganan warga terdampak melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Dinas Sosial dan BPBD Kukar. Baznas dan PMI juga turut memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang terdampak kebakaran.

Pemerintah turut menyiapkan penanganan bagi warga yang kehilangan dokumen kependudukan akibat kebakaran. Taufik memastikan warga dapat memperoleh kembali dokumen identitas melalui bantuan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kukar.

“Yang penting juga ada hal-hal lain mungkin berkaitan misalnya dengan kependudukan. Ada KTP yang terbakar, jangan khawatir. Dari Dukcapil siap menindaklanjuti berkaitan dengan seperti apa yang perlu dibantu berkaitan dengan identitas kependudukan,” jelasnya.

Selain bantuan logistik dan administrasi kependudukan, persoalan tempat tinggal sementara juga menjadi perhatian. 

Muhammadiyah disebut telah menawarkan sejumlah tempat yang dapat digunakan warga terdampak, termasuk masjid, tempat pemondokan maupun sekolah.

“Jadi jangan sampai ada yang terlantar,” tegas Taufik.

Sebagian warga lainnya masih memilih tinggal bersama keluarga atau kerabat. Pemkab Kukar juga melanjutkan identifikasi untuk memastikan seluruh warga yang terdampak terdata dan mendapatkan penanganan.

Pendataan dilakukan dengan memperhatikan kondisi tempat tinggal warga, baik yang menempati rumah pribadi maupun rumah sewaan. Termasuk warga dari luar daerah yang belum memiliki identitas kependudukan di kawasan tersebut.

“Tetap diakomodir. Semoga tidak ada yang ketinggalan, tidak ada yang terlewat,” pungkasnya.

[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR] 



Berita Lainnya