Daerah

Respons Kegaduhan Pilrek hingga Keterlibatan Pihak Eksternal, Mahasiswa Unmul Tuntut Permintaan Maaf 

Claudius Vico Harijono — Kaltim Today 02 Oktober 2026 10:48
Respons Kegaduhan Pilrek hingga Keterlibatan Pihak Eksternal, Mahasiswa Unmul Tuntut Permintaan Maaf 
Pernyataan sikap Aliansi Mahasiswa Unmul merespons gerakan protes dari pihak eksternal. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dari berbagai Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas di Universitas Mulawarman (Unmul) merespons kegaduhan yang terjadi setelah Pemilihan Rektor (Pilrek) Unmul 2026. Terlebih terdapat campur tangan pihak eksternal yang melakukan aksi protes hingga menutup akses jalur ke kampus sehingga mengganggu aktivitas perkuliahan.

Aksi tanggapan tersebut dipicu oleh tindakan kelompok bernama Forum Gerakan Moral Peduli Pendidikan Kaltim yang sebelumnya menyegel dan menutup jalan di gerbang utama Kampus Unmul.

Kelompok mahasiswa ini menamakan dirinya sebagai Aliansi Massa Unmul. Presiden BEM FISIP Unmul, Rossa Tri Rahmawati Bahri, mengatakan aliansi tersebut telah melakukan konsolidasi dan menyusun sejumlah tuntutan terkait situasi yang berkembang di lingkungan kampus.

“Kami dari Aliansi Massa Unmul merespons kegaduhan yang terjadi akibat Pemilihan Rektor Universitas Mulawarman tahun 2026. Maka berdasarkan hasil konsolidasi, kami menyatakan sikap,” ujar Rossa.

Salah satu tuntutannya aliansi meminta kepada pihak eksternal yang disebut terlibat dalam persoalan tersebut agar meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi di lingkungan Unmul dan mengganggu aktivitas perkuliahan.

Mahasiswa sekaligus menyatakan penolakan terhadap segala bentuk intervensi dari pihak eksternal yang menurut mereka tidak berada dalam unsur lingkungan pendidikan.

“Menolak segala bentuk intervensi dari pihak eksternal yang tidak ada di dalam unsur lingkungan pendidikan,” tegas Rossa.

Selain itu Dalam pernyataannya, mahasiswa mendesak pimpinan Unmul memberikan penjelasan terbuka mengenai situasi yang terjadi. Mereka memberikan waktu 1x24 jam kepada pimpinan universitas untuk menyampaikan pernyataan resmi.

Selain itu, mahasiswa meminta panitia penyelenggara Pilrek Unmul 2026 membuka informasi mengenai proses pemilihan. Mereka meminta panitia menyampaikan transparansi pelaksanaan Pilrek melalui konferensi pers.

“Kami meminta transparansi panitia penyelenggara Pemilihan Rektor Universitas Mulawarman untuk menyampaikan di konferensi pers tentang keberlangsungan pemilihan rektor Universitas Mulawarman tahun 2026,” katanya.

[RWT] 



Berita Lainnya