banner

DISKOMINFO KUKAR

Sekda Kukar Minta Seluruh OPD hingga Kelurahan Konsisten Jalankan Program GEMA

Supri Yadha — Kaltim Today 08 November 2026 16:34
Sekda Kukar Minta Seluruh OPD hingga Kelurahan Konsisten Jalankan Program GEMA
Sekda Kukar Sunggono memberikan arahan mengenai pelaksanaan Gerakan Etam Mengaji di Tenggarong, Sabtu (7/11/2026).

TENGGARONG, Kaltimtoday.co - Seluruh organisasi perangkat daerah hingga pemerintah kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Kutai Kartanegara diwajibkan menjalankan program Gerakan Etam Mengaji.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menerapkan mekanisme pelaporan secara berjenjang untuk memastikan pelaksanaan program keagamaan tersebut tidak sekadar menjadi agenda formalitas.

Gerakan Etam Mengaji atau GEMA merupakan salah satu dari 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik yang digagas pemerintah daerah.

Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, mengungkapkan bahwa pelaksanaan GEMA menjadi tanggung jawab bersama bagi seluruh jajaran birokrasi pemerintahan daerah.

Sunggono menegaskan tidak hanya OPD di tingkat kabupaten yang wajib melaksanakannya, tetapi juga jajaran pemerintah kecamatan hingga tingkat kelurahan.

"Semua perangkat daerah harus melaksanakan GEMA, termasuk pemerintah kecamatan sampai kelurahan. Jadi, program ini memang menjadi tanggung jawab bersama," kata Sunggono, Sabtu (7/11/2026).

Guna mengawasi dan memantau efektivitas jalannya program di lapangan, Pemkab Kukar telah mengatur mekanisme pelaporan berkala secara bertingkat.

Pelaksanaan kegiatan di tingkat kelurahan wajib dilaporkan secara berkala kepada camat, yang kemudian diteruskan langsung kepada pimpinan daerah.

Sunggono menjelaskan mekanisme pelaporan berjenjang tersebut sangat diperlukan agar jajaran pemerintah daerah dapat memetakan sejauh mana program berjalan di setiap wilayah.

Ia mencatat bahwa sejauh ini beberapa wilayah kecamatan di Kutai Kartanegara sudah cukup aktif dalam menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut.

"Kelurahan menyampaikan laporan kepada camat, kemudian camat meneruskannya kepada pimpinan daerah. Dengan begitu, pelaksanaan kegiatan bisa terus kami pantau," ujar Sunggono.

Meskipun sejumlah kecamatan rutin melaporkan aktivitas GEMA, Sunggono menegaskan pemantauan akan terus dilakukan secara menyeluruh ke seluruh wilayah lainnya.

Langkah pengawasan ketat ini bertujuan agar pelaksanaan program tidak hanya aktif di beberapa daerah tertentu,melainkan dapat diterapkan secara konsisten di seluruh Kukar.

Selain Gerakan Etam Mengaji, Pemkab Kukar juga mendorong penguatan pelaksanaan Gerakan Sapa Subuh sebagai bagian dari pembinaan keagamaan masyarakat.

Sunggono mengingatkan agar seluruh jajaran tidak menjalankan GEMA hanya semata-mata demi mengejar apresiasi atau penilaian dari pemerintah daerah.

Ia menekankan bahwa program keagamaan ini merupakan amanat resmi dari pemerintah daerah yang wajib dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.

"Jangan melihat program ini hanya dari sisi apresiasi. GEMA merupakan kewajiban yang harus dijalankan seluruh perangkat daerah sebagai bentuk tanggung jawab terhadap amanat pemerintah daerah," tutur Sunggono.

[TOS | ADV DISKOMINFO KUKAR]



Berita Lainnya