banner

DISKOMINFO KUKAR

Terdampak PHK, Tenaga Kerja Kukar Bisa Tingkatkan Keahlian Lewat Pelatihan Vokasi

Supri Yadha — Kaltim Today 07 Oktober 2026 19:06
Terdampak PHK, Tenaga Kerja Kukar Bisa Tingkatkan Keahlian Lewat Pelatihan Vokasi
Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kukar, Dendy Irwan Fahriza. (Supri/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan di Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat kesempatan meningkatkan keterampilan melalui program pelatihan vokasi yang difasilitasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Peserta tak hanya mendapat pelatihan, tetapi juga uang harian, makan siang, dan sertifikat sebagai bekal untuk kembali memasuki dunia kerja.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar, Dendy Irwan Fahriza mengatakan, program tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Pelaksanaannya dilakukan melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda

“Program pelatihan bagi masyarakat terdampak PHK ini difasilitasi sepenuhnya oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Pelaksanaannya melalui BPVP Samarinda,” kata Dendy.

Jenis pelatihan yang disediakan cukup beragam sesuai kebutuhan dan kompetensi peserta. Salah satunya pelatihan pemeliharaan dan perawatan pendingin ruangan atau AC.

Dendy menyebut, berdasarkan pendataan Distransnaker Kukar, terdapat sekitar 3.000 masyarakat yang teridentifikasi terdampak PHK.

Program ini tidak menetapkan kuota secara khusus. Peserta nantinya akan mengikuti proses seleksi untuk menentukan siapa saja yang berhak mengikuti pelatihan.

Peserta yang dinyatakan lolos akan mendapatkan sejumlah fasilitas, mulai dari uang harian, makan siang hingga sertifikat pelatihan. 

“Seluruh program tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” ungkapnya.

Untuk tempat tinggal, peserta tidak mendapatkan fasilitas asrama sehingga dapat pulang-pergi selama pelatihan. Namun, bagi peserta yang membutuhkan tempat menginap, tersedia guest house dengan biaya sekitar Rp150 ribu.

Pendaftaran program berlangsung hingga 7 Oktober 2026. Selanjutnya, peserta akan menjalani wawancara pada 12-13 Oktober, kemudian pengumuman peserta terpilih pada 14 Oktober.

Peserta yang lolos diwajibkan melakukan daftar ulang pada 15 Oktober. Sedangkan pelatihan dijadwalkan berlangsung pada 20-23 Oktober 2026 di Samarinda.

[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR] 



Berita Lainnya