DPRD BERAU
Dedy Soroti Celah Peredaran Barang Ilegal Melalui Jalur Laut, Minta Pengawasan Diperketat
Kaltimtoday.co, Berau - Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, meminta pengawasan jalur transportasi laut diperketat untuk mencegah masuknya barang ilegal ke Kabupaten Berau.
Tingginya mobilitas penumpang dan barang, terutama pada rute Tanjung Redeb–Tarakan, bagi Dedy harus diimbangi dengan sistem pengawasan yang lebih optimal.
Ia menilai aparat kepolisian bersama instansi terkait perlu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, baik saat keberangkatan maupun kedatangan penumpang di setiap titik singgah.
“Setiap titik pemberhentian harus diawasi. Pemeriksaan tidak hanya saat keberangkatan, tapi juga ketika penumpang tiba. Ini penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Dedy mengungkapkan jalur laut memiliki kerawanan tinggi dimanfaatkan sebagai akses masuk barang terlarang, termasuk melalui jalur distribusi dari Tawau menuju Tarakan sebelum masuk ke Berau. Jika pengawasan lemah, kondisi tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk aktivitas penyelundupan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Oleh karena itu, ia mendorong penguatan sinergi antara aparat penegak hukum dan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam membangun sistem pengawasan terpadu.
“Termasuk fasilitas keamanan di pelabuhan, seperti penyediaan alat pemindai dan penguatan pos penjagaan di titik-titik strategis juga perlu diberlakukan untuk menekan peredaran barang illegal,” tandasnya.
[MGN | ADV DPRD BERAU]
Related Posts
- Rp73,2 Miliar Program REDD+ CGF Kaltim, 64 Persen untuk Masyarakat dan Perlindungan Lingkungan
- Otorita IKN dan Pemprov Kaltim Sepakati 8 Poin Strategi Penertiban Bangunan Liar di Tahura Bukit Soeharto
- Jangka Pendek Atasi Kelangkaan, Hiswana Migas Usul Pengecer Tak Jual BBM Subsidi
- Perkuat Listrik Sektor Industri dan Warga Bontang, PLN Matangkan Kesiapan Teknis GI 150 kV Bontang Lestari
- Protes Pilrek Berujung Penutupan Gerbang, Akses Mahasiswa Unmul Terganggu









