Advertorial
Disdikpora PPU Libatkan Puluhan Sekolah dalam Program Sekolah Laboratorium Pancasila
Kaltimtoday.co, Penajam - Dalam upaya menanamkan nilai-nilai Pancasila dan membangun karakter siswa, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meluncurkan Program Sekolah Laboratorium Pancasila.
Program ini melibatkan 15 Sekolah Dasar (SD) dan 15 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah PPU, dengan pendampingan langsung dari mentor nasional.
“Selain itu, kami memiliki program Sekolah Laboratorium Pancasila, yang melibatkan 15 SD dan 15 SMP,” ujar Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkeru.
Ia menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menanamkan karakter siswa melalui penghormatan terhadap simbol-simbol negara, serta penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini tidak hanya berfokus pada pemahaman ideologi, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa. Yayasan Pengembangan Ideologi Pancasila turut berperan sebagai pembimbing utama dalam pelaksanaan program ini.
“Program ini dibimbing oleh Yayasan Pengembangan Ideologi Pancasila dengan menghadirkan mentor nasional,” tambah Andi.
Sekolah Laboratorium Pancasila menjadi langkah inovatif dalam membangun pendidikan berbasis ideologi di PPU.
Siswa yang terlibat dalam program ini diajarkan untuk menghargai simbol negara seperti bendera, lambang Garuda, dan lagu kebangsaan, sembari menanamkan nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial.
[RWT | ADV DISKOMINFO PPU]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- Dilantik Prabowo, Ini Tugas Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional di Bawah Satyawan Pudyatmoko
- Viral Tandon Air Meleleh di Palu Akibat Cuaca Panas Ekstrem, Suhu Diklaim Tembus 45 Derajat Celsius
- Inovasi Baru di Balikpapan, Pegadaian Luncurkan ATM Emas Cetak Fisik Hitungan Detik
- Tanggapi OTT Kasus Korupsi BNPB, Mahfud MD: Sedih Banget, Bangsa Kita Betul-Betul Sakit
- Jerat 5 Tersangka Korupsi DSP BNPB, KPK Buka Suara Soal Potensi Penerapan Hukuman Mati








