DPRD BERAU

Jelang Pemanfaatan RS Tanjung Redeb, Ketua DPRD Berau Desak Pemindahan TPA Bisa Dikebut

Kaltim Today
09 April 2026 19:46
Jelang Pemanfaatan RS Tanjung Redeb, Ketua DPRD Berau Desak Pemindahan TPA Bisa Dikebut
Potret TPA Bujangga. (Miko/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Berau - Ketua DPRD Berau, Dedi Okto Nooryanto, mendesak Pemerintah Kabupaten Berau untuk mempercepat proses pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dari Bujangga ke wilayah Pegat Bukur, Sambaliung. Langkah ini dinilai mendesak seiring target pengoperasian Rumah Sakit (RS) Tanjung Redeb dalam waktu dekat. 

Dirinya mengklaim, bahwa legislatif telah menggelontorkan anggaran untuk pemindahan TPA yang ditargetkan berada di wilayah Kampung Pegat Bukur, Sambaliung. Sejauh ini, progres yang dicapai adalah pematangan lahan.

Ia menekankan agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) bisa mencari solusi terbaik, agar pemanfaatan lahan yang telah digarap tersebut bisa segera difungsikan sebagai TPA baru.

"Setahu saya sudah penataan, nominal anggarannya miliaran saya lupa. Harusnya dengan anggaran segitu, sudah bisa dimanfaatkan TPA yang di Pegat Bukur. Kalau saya sih kalau bisa tahun inilah, paling akhir tahun 2026 inilah bisa dimanfaatkan," tegasnya, Kamis (9/4/2026).

Dedi juga menyinggung soal risiko teknis dalam penutupan TPA lama yang berdekatan dengan rumah sakit. Penanganan gas metana dari tumpukan sampah lama harus dilakukan dengan prosedur keamanan yang tinggi agar tidak membahayakan lingkungan sekitar rumah sakit.

"Sampah yang lama itu tidak bisa juga sembarangan kita timbun karena ada gas. Tinggal nanti teknisnya bagaimana, mungkin sistem penutupan tapi ada lubang gas yang dibuat untuk mengeluarkan gas-gasnya. Karena memang itu gasnya bahaya itu, bisa meledak," tutupnya. 

Sebagaimana target pemerintah daerah, Mei mendatang RS Tanjung Redeb di Jalan Sultan Agung akan segera difungsikan. Bahkan awal tahun 2026, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas telah menunjuk Kepala Dinas Kesehatan Lamlay Sarie sebagai direktur.

Pengangkatan itu, ditaksir sebagai bentuk pembentukan manajemen demi keseriusan dalam mengejar target waktu pengoperasian layanan kesehatan itu.

[MGN | ADV DPRD BERAU] 



Berita Lainnya