DPRD SAMARINDA
Masalah PPDB di Samarinda Terus Berulang, DPRD Desak Disdik Lakukan Evaluasi Total
Kaltimtoday.co, Samarinda - Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Samarinda kembali menjadi sorotan DPRD. Permasalahan penerimaan siswa baru dinilai masih terus berulang hampir setiap tahun meski berbagai pembenahan telah dilakukan pemerintah.
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, mengatakan persoalan PPDB memang bukan hal mudah untuk diselesaikan karena melibatkan banyak aspek teknis di lapangan.
“PPDB ini setiap tahun masih kacau. Banyak aspek memang sudah dibenahi, tapi persoalannya belum tuntas,” ujarnya.
Ia mengakui Pemerintah Kota Samarinda bersama Dinas Pendidikan telah berupaya melakukan perbaikan sistem penerimaan siswa baru, termasuk melalui pengawasan dan evaluasi berkala.
Namun demikian, berbagai kendala masih ditemukan setiap tahun, mulai dari persoalan teknis, pemerataan sekolah, hingga potensi penyimpangan dalam proses penerimaan siswa.
Menurut Anhar, pemerintah kota sebenarnya telah membentuk tim pemantau yang melibatkan DPRD dan berbagai pihak untuk mengawasi pelaksanaan PPDB.
Meski begitu, ia menilai tantangan dalam pelaksanaan penerimaan siswa baru tetap cukup kompleks sehingga membutuhkan pembenahan berkelanjutan.
“Kita hargai langkah-langkah pemerintah kota dan Dinas Pendidikan. Memang tidak mudah,” katanya.
DPRD Samarinda pun berencana kembali menggelar diskusi bersama Dinas Pendidikan dalam waktu dekat guna mengevaluasi pelaksanaan PPDB tahun ajaran baru serta strategi perbaikan ke depan.
Anhar berharap pembenahan sistem penerimaan siswa baru dapat dilakukan secara bertahap agar persoalan yang terus berulang setiap tahun bisa diminimalkan.
[RWT | ADV DPRD SAMARINDA]
Related Posts
- Bupati Kukar dan Wali Kota Samarinda Duduk Bersama Bahas Aliran Air Loa Janan Ulu, Pintu Air Jadi Solusi Awal
- Respons Kegaduhan Pilrek hingga Keterlibatan Pihak Eksternal, Mahasiswa Unmul Tuntut Permintaan Maaf
- Dampak El Nino, BKSDA Kaltim Buat Kubangan Air Rahasia Cegah Satwa Dehidrasi
- Jangka Pendek Atasi Kelangkaan, Hiswana Migas Usul Pengecer Tak Jual BBM Subsidi
- Protes Pilrek Berujung Penutupan Gerbang, Akses Mahasiswa Unmul Terganggu









