Bola
Messi Menggila, Argentika Libas Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
Kaltimtoday.co - Tim nasional Argentina sukses memetik kemenangan telak 3-0 atas Aljazair pada laga perdana Grup J Piala Dunia 2026. Bintang sekaligus kapten Albiceleste, Lionel Messi, tampil gemilang dengan memborong tiga gol alias *hat-trick*.
Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Kansas City pada Selasa (16/6/2026) waktu setempat atau Rabu (17/6/2026) WIB. Hasil positif ini langsung meningkatkan kepercayaan diri para pemain Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia di tanah Amerika.
Sejak peluit awal dibunyikan, Argentina langsung mengambil inisiatif tampil menekan lini pertahanan lawan. Lionel Messi sempat membobol gawang Aljazair saat laga baru berjalan lima menit, namun gol tersebut dianulir wasit karena posisi *offside*.
Tiga menit berselang, Aljazair bergantian memberikan ancaman ke pertahanan Argentina. Fares Chaibi berhasil menjebol jala Albiceleste, tetapi gol tersebut juga tidak disahkan oleh wasit lantaran berada dalam posisi *offside*.
Kebuntuan Argentina akhirnya pecah pada menit ke-17 setelah Messi memaksimalkan umpan terobosan dari Rodrigo De Paul. Tendangan kanan Messi meluncur deras ke pojok atas gawang Aljazair dan mengubah papan skor menjadi 1-0.
Setelah gol pembuka tersebut, tim asuhan Lionel Scaloni mulai mendominasi jalannya penguasaan bola. Messi nyaris menggandakan keunggulan melalui eksekusi tendangan bebas, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang.
Aljazair bukan tanpa perlawanan dan sempat memperoleh peluang emas pada menit ke-41. Namun, tembakan dari dalam kotak penalti tersebut berhasil ditepis oleh penjaga gawang Argentina, Emiliano Martinez, sehingga hanya menghasilkan sepak pojok.
Menjelang turun minum, Chaibi kembali mengancam gawang Argentina lewat tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti. Bola yang masih melambung membuat keunggulan 1-0 untuk Argentina bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, pelatih Lionel Scaloni melakukan penyegaran strategi dengan memasukkan Nahuel Molina untuk menggantikan Gonzalo Montiel. Argentina pun terus meningkatkan intensitas serangan mereka.
Lautaro Martinez hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-54, tetapi sepakannya masih mengarah tepat ke pelukan kiper Aljazair, Luca Zidane. Scaloni kemudian kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Julian Alvarez dan Nicolas Gonzalez pada menit ke-55.
Gempuran bertubi-tubi Argentina akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-60. Berawal dari tendangan mendatar Alexis Mac Allister yang ditepis Luca Zidane, bola muntah langsung disambar dengan cepat oleh Messi untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Aljazair mencoba bangkit di sisa waktu babak kedua dan menebar ancaman lewat umpan silang Rafik Belghali pada menit ke-63. Kendati demikian, barisan pertahanan Argentina yang dikomandoi Cristian Romero tampil disiplin dan berhasil menyapu bola.
Messi akhirnya menutup aksi briliannya dengan mencetak gol ketiga pada menit ke-76. Skor 3-0 untuk kemenangan mutlak Argentina tersebut bertahan tanpa tambahan gol hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Dalam laga ini, Argentina menurunkan starter terbaiknya yang diisi oleh Emiliano Martinez, Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Facundo Medina, Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Thiago Almada, Lionel Messi, dan Lautaro Martinez.
Sementara itu, Aljazair menghadapi sang juara bertahan dengan mengandalkan Luca Zidane, Rayan Ait-Nouri, Ramy Bensebaini, Aissa Mandi, Rafik Belghali, Nabil Bentaleb, Ibrahim Maza, Hichem Boudaoui, Fares Chaibi, Amine Gouiri, dan Anis Hadj Moussa.
[RWT]
Related Posts
- Messi sits out Argentina’s friendly against Honduras while managing muscle fatigue, hamstring strain
- Sempat Perang dengan AS, Timnas Iran Akhirnya Kantongi Visa Piala Dunia 2026
- Argentina’s World Cup title defense draws a frenzy in Kansas City as Messi nurses a hamstring strain
- Lionel Messi, Kylian Mbappé and Lamine Yamal are all going to the World Cup after injury scares
- Ahead of World Cup, Mexico soccer body loses appeals against FIFA fines for fans' anti-gay chant









