Advertorial
Wakil Bupati Mahulu Terima Penghargaan Paritrana di Samarinda
Kaltimtoday.co, Samarinda - Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Yohanes Avun menerima Penghargaan Paritrana yang diserahkan langsung oleh Penjabat Gubernur Kaltim, Akmal Malik pada Jumat (9/8/24) malam di Ballroom Hotel Bumi Senyiur, Samarinda. Penghargaan ini diberikan dalam acara Malam Penganugerahan Paritrana dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2024.
Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang berhasil mencapai target kecelakaan nihil di tempat kerja.
Setelah menerima penghargaan tersebut, Yohanes Avun mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan kepada Kabupaten Mahulu.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan perhatian terhadap keselamatan dan kesejahteraan pekerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Mahulu," ujarnya.
Yohanes Avun juga menekankan pentingnya perusahaan di Mahulu untuk mengumpulkan data tenaga kerja mereka dan mendaftarkannya ke BPJS Ketenagakerjaan. Ia mengakui bahwa masih banyak pekerja di Mahulu yang belum terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Banyak perusahaan di Mahulu yang tidak berkantor di wilayah ini, sehingga pendataan tenaga kerja harus dilakukan dengan tepat untuk mendukung program jaminan sosial bagi pekerja rentan di Mahulu," tambahnya.
Acara ini diharapkan dapat mendorong perusahaan-perusahaan di Kalimantan Timur untuk terus meningkatkan standar keselamatan kerja dan memastikan kesejahteraan karyawan mereka.
[RWT | ADV PROKOPIM PEMKAB MAHULU]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- Dilantik Prabowo, Ini Tugas Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional di Bawah Satyawan Pudyatmoko
- Viral Tandon Air Meleleh di Palu Akibat Cuaca Panas Ekstrem, Suhu Diklaim Tembus 45 Derajat Celsius
- Inovasi Baru di Balikpapan, Pegadaian Luncurkan ATM Emas Cetak Fisik Hitungan Detik
- Tanggapi OTT Kasus Korupsi BNPB, Mahfud MD: Sedih Banget, Bangsa Kita Betul-Betul Sakit
- Jerat 5 Tersangka Korupsi DSP BNPB, KPK Buka Suara Soal Potensi Penerapan Hukuman Mati








