DPRD BERAU

DPRD Berau Ingatkan Pilkakam Serentak 2027 Harus Berkualitas Meski Anggaran Efisiensi

Kaltim Today
28 April 2026 20:35
DPRD Berau Ingatkan Pilkakam Serentak 2027 Harus Berkualitas Meski Anggaran Efisiensi
Deklarasi damai yang dilakukan para calon kepala kampung (kakam) menjelang pelaksanaan Pilkakam serentak di Kabupaten Berau beberapa waktu lalu.

BERAU, Kaltimtoday.co - Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menekankan pentingnya menjaga kualitas pelaksanaan pemilihan kepala kampung (Pilkakam) serentak tahun 2027 mendatang. Meski berada di tengah upaya efisiensi anggaran, proses demokrasi di tingkat desa tersebut diminta tetap berjalan ketat sesuai tahapan.

Dedy mengingatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) agar keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan untuk memangkas tahapan krusial. Menurutnya, Pilkakam merupakan momentum vital bagi masyarakat bawah untuk menentukan pemimpin terbaik. 

“Pilkakam ini tempatnya masyarakat di tingkat bawah untuk berdemokrasi mencari pemimpin terbaik, jangan jadikan ini hanya sebatas agenda pemilihan biasa,” tegas Dedy Okto Nooryanto.

Berdasarkan data yang ada, sebanyak 20 kampung yang tersebar di 12 kecamatan se-Kabupaten Berau dijadwalkan menggelar pemilihan serentak. Wilayah tersebut mencakup kawasan hulu seperti Kecamatan Kelay dan Segah, hingga wilayah pesisir seperti Kecamatan Pulau Derawan, Tabalar, dan Biduk-Biduk.

Di wilayah hulu, terdapat Kampung Long Sului, Punan Segah, Punan Malinau, Pandan Sari, Bukit Makmur, dan Siduung Indah. Sementara di wilayah pesisir dan pulau, mencakup Kampung Pegat Betumbuk, Tanjung Batu, Balikukup, hingga Teluk Sumbang.

Dedy mengakui bahwa sebaran lokasi yang luas memberikan tantangan tersendiri, terutama terkait tingginya biaya logistik untuk menjangkau kampung-kampung jauh. Namun, pihak legislatif menyatakan komitmennya untuk mendukung penganggaran selama sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Tentu 20 kampung yang tersebar itu, diantaranya jarak tempuhnya cukup jauh, tentu biaya logistik juga menjadi pertimbangan, namun kami dari legislatif sejatinya tetap mendukung penganggarannya selama itu dilakukan tetap dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku,” jelas politisi Nasdem tersebut.

Selain masalah anggaran, penyelenggara diminta segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk meminimalisir potensi kecurangan. Persiapan yang matang diharapkan mampu mencegah munculnya konflik horizontal di tengah masyarakat pasca-pemilihan.

Dedy berpesan agar perbedaan pilihan dalam Pilkakam tidak membuat masyarakat terkotak-kotak. Ia berharap warga tetap solid dalam memajukan kampung masing-masing setelah seluruh tahapan rampung dilaksanakan.

“Dengan kesiapan yang matang kita berharap seluruh tahapan juga dapat berjalan sesuai aturan, kita tidak ingin muncul konflik yang memicu lunturnya tali silahturahmi antar sesama masyarakat kampung,” tutupnya.

[MGN | TOS | ADV DPRD BERAU]


Related Posts


Berita Lainnya