DISDIKBUD BONTANG
Dukung Program GESIT, SDN 001 Bontang Selatan Biasakan Siswa Kelola Sampah Mandiri
BONTANG, Kaltimtoday.co - SD Negeri 001 Bontang Selatan mulai mengimplementasikan Program Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku (GESIT) sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya Pemkot Bontang mewujudkan lingkungan bersih dan berkelanjutan.
Kepala SDN 001 Bontang Selatan, Novita Susyati, mengatakan penerapan program ini menitikberatkan pada pembentukan kebiasaan siswa untuk bertanggung jawab atas sampah yang mereka hasilkan.
“Sekarang sampah di depan kelas sudah tidak ada. Anak-anak kami biasakan untuk bertanggung jawab terhadap sampahnya sendiri,” ujarnya.
Dalam praktiknya, setiap siswa diminta membawa kantong plastik pribadi untuk menampung sampah. Sampah tersebut tidak lagi dikumpulkan di sekolah, melainkan dibawa pulang untuk dibuang di tempat yang semestinya.
“Jadi sampah itu dikantongi. Setelah selesai, dibawa pulang dan dibuang di rumah atau di tempat sampah yang mereka temui,” jelasnya.
Ia menambahkan, kebiasaan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran karakter yang terus dipantau setiap hari oleh guru maupun pihak sekolah.
“Setiap pagi kami ingatkan, masuk harus bersih, pulang juga harus bersih. Jadi anak-anak terbiasa menjaga kebersihan kelasnya sendiri,” katanya.
Meski masih ada siswa yang sesekali lupa membawa kantong sampah, menurutnya hal tersebut menjadi bagian dari proses adaptasi. Bahkan dalam beberapa kasus, siswa saling membantu dengan berbagi kantong sampah.
“Namanya juga proses belajar, kadang ada yang lupa, akhirnya ikut ke kantong temannya. Tapi dari situ mereka belajar tanggung jawab,” ujarnya.
Selain di dalam kelas, pengelolaan sampah juga diterapkan di area lain seperti kantin. Sampah tidak dibiarkan menumpuk di lingkungan sekolah, melainkan langsung dikumpulkan dan dibuang ke luar area.
Sekolah juga mengintegrasikan pendidikan lingkungan melalui program Adiwiyata, termasuk kegiatan seperti greenhouse dan kolam ikan sebagai sarana pembelajaran.
Ia berharap penerapan GESIT dapat mendorong terbentuknya budaya sekolah bebas sampah sekaligus mendukung target Bontang menjadi kota yang bersih dan nyaman.
“Kami ingin sekolah ini menuju zero sampah. Anak-anak harus terbiasa bahwa sampah itu tanggung jawab masing-masing,” tutupnya.
[ADV DISDIKBUD BONTANG]









