Advertorial
Faizal Rachman Soroti Kekurangan Ruang Kelas di Sekolah Dasar Kutai Timur
Kaltimtoday.co, Kutim - Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Faizal Rachman memberi catatan terkait sektor pendidikan di Kutim. Hal tersebut disampaikannya berdasarkan data dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2022.
Menurut analisis Faizal, meskipun tingkat partisipasi masyarakat dalam pendidikan dasar di Kutim sudah baik, dengan angka partisipasi mencapai 99% pada tahun 2021-2022, masih ada masalah signifikan dengan jumlah ruang kelas yang tersedia.
Tahun 2022, rasio ketersediaan ruang sekolah untuk SD di Kutim hanya 44,76%, padahal idealnya harus mencapai 52%.
Faizal menambahkan bahwa jumlah gedung sekolah saat ini tidak memadai jika dibandingkan dengan jumlah murid.
Pada tahun 2022, Kutim memiliki 239 ruang kelas SD, tetapi idealnya, dengan jumlah murid sekitar 52.944, Kutim seharusnya memiliki 278 ruang kelas. Hal ini menunjukkan bahwa Kutim kekurangan 39 ruang kelas untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dasar.
Kekurangan ini menurut Faizal, adalah masalah penting yang harus segera ditangani oleh pemerintah daerah untuk menjamin kualitas pendidikan di Kutim. Faizal mengharapkan agar pemerintah Kutim dapat mengalokasikan anggaran lebih lanjut untuk membangun ruang kelas tambahan, memastikan setiap anak di Kutim mendapatkan akses pendidikan yang memadai.
Pemikiran ini menggarisbawahi komitmen Faizal dan DPRD Kutim untuk terus meningkatkan infrastruktur pendidikan di daerah, dengan tujuan akhir adalah peningkatan kualitas pendidikan bagi generasi muda Kutai Timur.
[RWT | ADV DPRD KUTIM]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Dampak Pemangkasan RKAB 2026, Serikat Pekerja Sebut 12 Ribu Pekerja Tambang Kutim Terancam PHK
- Rencana Zelensky Ganti Perdana Menteri Picu Pengunduran Diri Massal Kabinet Ukraina
- Pengasuh Anak di Samarinda Ditangkap usai Curi Perhiasan Majikan Senilai Rp300 Juta
- Evakuasi Korban Pakai Mobil Pikap, BPBD PPU Dorong Pengadaan Ambulans Darurat
- Vietnam Wajibkan Maskapai Bayar Kompensasi Delay hingga Rp 2,6 Juta Mulai Juli 2026








