Kaltim
Gandeng 6 Kampus, BI Kaltim Luncurkan Program Pendidikan Kebanksentralan
Kaltimtoday.co - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Timur resmi meluncurkan Program Pendidikan Kebanksentralan yang dirangkaikan dengan kuliah umum pada Kamis (23/4/2026). Program ini bertujuan mencetak sumber daya manusia unggul dan kompetitif di bidang ekonomi.
Kepala Perwakilan BI Kaltim, Jajang Hermawan, menyatakan program ini merupakan penguatan dari skema bantuan sebelumnya. Jika sebelumnya fokus pada beasiswa, kini program dikembangkan melalui tiga pilar utama: pembelajaran, penelitian, dan pemberdayaan.
"Program ini mencakup bantuan pendidikan, bantuan penelitian, serta literasi kebanksentralan. Kami ingin memperkuat pemahaman mengenai mandat dan kebijakan bank sentral di lingkungan akademik," ujar Jajang Hermawan.
Melalui pilar penelitian, BI mendorong civitas akademika untuk memperbanyak riset terkait isu ekonomi terkini. Sementara pada pilar pemberdayaan, BI fokus pada peningkatan kapasitas komunitas penerima manfaat yang tergabung dalam Generasi Baru Indonesia (GenBI).
Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BI Kaltim dengan enam perguruan tinggi mitra. Keenam kampus tersebut yakni Universitas Mulawarman, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, dan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda.
Selain itu, kerja sama juga dijalin dengan Universitas Kutai Kartanegara, Politeknik Negeri Samarinda, serta Politeknik Pertanian Negeri Samarinda. Sinergi ini diharapkan mampu mendekatkan dunia perbankan sentral dengan ekosistem pendidikan tinggi.
Rektor Universitas Kutai Kartanegara, Ince Raden, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif tersebut. Ia menilai program ini merupakan dukungan nyata bagi pengembangan kapasitas mahasiswa yang sejalan dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi.
"Kami berkomitmen mendukung implementasi program ini agar memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang berdaya saing," kata Ince Raden.
Melalui kuliah umum yang digelar, para mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan komprehensif mengenai peran BI dalam menjaga stabilitas ekonomi. Program ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mendalami isu-isu strategis di bidang keuangan nasional maupun global.
[TOS]
Related Posts
- Rupiah Tembus Rp 18.000 Per Dolar AS, Mensesneg Sebut Pemerintah Terus Pantau dan Koordinasi Intensif
- Kejagung Ungkap Sudah Lama Pelajari Dugaan Korupsi Makan Bergizi Gratis di BGN
- Bambang Soepriyadi Kembalikan Berkas Pencalonan Ketua Demokrat Kaltim, Didukung 10 DPC
- 35 Tahun Belum Tuntas, BPKAD Kaltim Siapkan Materi Teknis ke Kemendagri Cari Solusi Status Lahan Korpri Loa Bakung
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen









