Advertorial
Kerap Berumur Pendek, Gamalis Minta Masyarakat Ikut Rawat Fasilitas Umum yang Dibangun Pemda
Kaltimtoday.co, Berau - Wakil Bupati Berau, Gamalis menyoroti fasilitas umum yang kerap rusak dan tidak bertahan lama. Sehingga, ia berpesan agar masyarakat bisa lebih peduli untuk menjaga fasum yang telah dibangun.
Bagi Gamalis, masyarakat harus mempunyai kesadaran dan rasa memiliki. Karena tanggung jawab untuk merawat fasum bukan hanya oleh pemerintah, melainkan peran utama ada pada keterlibatan warga.
"Kita ingin agar fasilitas umum yang sudah dibangun bisa dijaga dan dirawat bersama, berbagai fasilitas yang ada tidak akan bertahan lama apabila tanggungjawab hanya dibebankan oleh pemerintah," katanya.
Gamalis menegaskan, pembangunan fasum setiap tahun menghabiskan anggaran daerah yang tidak sedikit. Karena itu, masyarakat perlu ikut serta dalam menjaga, mulai dari menggunakan secara bijak, tidak merusak, hingga melaporkan bila ada kerusakan.
Ia mencontohkan, sejumlah fasilitas publik seperti taman, jalan, hingga sarana olahraga sering mengalami kerusakan karena kurang perhatian dalam pemeliharaan maupun akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Kalau rusak, yang rugi masyarakat juga. Sebab manfaatnya jadi berkurang,” tambahnya.
Menurut Gamalis, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan pembangunan fasum demi kenyamanan warga. Namun, pembangunan yang dilakukan tidak akan optimal tanpa partisipasi masyarakat dalam menjaganya.
“Pemkab akan terus berusaha menyediakan, tapi keberlanjutan itu tergantung juga dari masyarakat sendiri,” tegasnya.
Ia berharap kesadaran warga semakin meningkat, sehingga fasum yang ada bisa bertahan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Mari sama-sama kita jaga, supaya anak cucu kita nanti juga bisa menikmatinya,” tutup Gamalis.
[MGN | ADV PEMKAB BERAU]
Related Posts
- Pengasuh Anak di Samarinda Ditangkap usai Curi Perhiasan Majikan Senilai Rp300 Juta
- Evakuasi Korban Pakai Mobil Pikap, BPBD PPU Dorong Pengadaan Ambulans Darurat
- Vietnam Wajibkan Maskapai Bayar Kompensasi Delay hingga Rp 2,6 Juta Mulai Juli 2026
- Resmi Dipasarkan, Pemerintah Tetapkan 21 Parameter Mutu Biodiesel B50
- Kisah Pilu Keluarga Santri yang Diduga Dibakar di Mataram, Jual Sapi dan Berutang demi Biaya Operasi








