Advertorial

Sarasehan HUT ke-64 Unmul, Abdunnur Tekankan Pentingnya Menjaga Harmoni Kampus

Defrico Alfan Saputra — Kaltim Today 26 September 2026 07:54
Sarasehan HUT ke-64 Unmul, Abdunnur Tekankan Pentingnya Menjaga Harmoni Kampus
Acara Sarasehan HUT ke-64 Universitas Mulawarman di GOR 27 September. (Defrico/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Universitas Mulawarman (Unmul) memasuki usia ke-64 tahun pada 2026. Perjalanan panjang sejak berdiri pada 1962 itu menjadi momentum bagi sivitas akademika untuk merefleksikan perkembangan kampus sekaligus memperkuat kebersamaan untuk menghadapi tantangan ke depan.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unmul Prof. Abdunnur dalam acara sarasehan dalam rangka Dies Natalis ke-64 Unmul yang digelar di GOR 27 September, Samarinda, Jumat (25/9/2026) malam.

Abdunnur mengatakan, perjalanan Unmul selama 64 tahun tidak terlepas dari kontribusi para pendiri serta para pemimpin yang pernah memimpin kampus tersebut. Menurutnya, perkembangan Unmul terlihat dari perubahan jumlah fakultas, mahasiswa hingga program studi yang dimiliki.

“Mulai dari empat fakultas, sekarang menjadi 14 fakultas. Mulai dari seribu mahasiswa, sekarang 35 ribu mahasiswa. Mulai dari 10 program studi, sekarang menjadi 112 program studi. Dan mulai dari bukan siapa-siapa, sekarang terakreditasi unggul,” kata Abdunnur.

Menurutnya, berbagai capaian tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba. Perkembangan Unmul merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun melalui inisiasi, kerja bersama dan kontribusi para pemimpin sebelumnya.

Karena itu, momentum Dies Natalis ke-64 Unmul tahun ini mengusung semangat inovatif, produktif, kompetitif, harmoni dan berdampak. Abdunnur berharap semangat tersebut terus menjadi bagian dari perjalanan Unmul untuk menjadi perguruan tinggi yang semakin maju dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

“Unmul ini maju sebetulnya bukan karena rektornya saja, tapi karena membangun kebersamaan, membangun harmonisasi langkah bersama. Semua bersinergi hingga capaian-capaian itu dihasilkan setiap hari terus-menerus,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh elemen Unmul agar tidak menjadikan kepentingan masing-masing sebagai alasan untuk mengorbankan kepentingan institusi. Menurutnya, perbedaan kepentingan merupakan hal yang wajar, tetapi harus tetap ditempatkan dalam kerangka membangun kampus bersama.

“Kami punya banyak kepentingan masing-masing, tapi jangan korbankan Universitas Mulawarman,” tegasnya.

Abdunnur turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam rangkaian Dies Natalis ke-64 Unmul. Selama rangkaian kegiatan, berbagai agenda digelar, mulai dari panggung hiburan, Unmul Berbagi, Unmul Berselawat hingga expo dan bazar.

Ia juga menilai peran alumni menjadi bagian penting dalam perkembangan Unmul. Karena itu, ia mengajak Ikatan Alumni Universitas Mulawarman (IKA Unmul) maupun ikatan alumni di tingkat fakultas untuk terus memperkuat hubungan dengan almamater.

“Secara khusus saya juga kepada IKA Unmul dan IKA Fakultas. Tentu kemajuan Unmul juga karena alumninya," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-64 Unmul, Prof. Bahzar, mengatakan pelaksanaan rangkaian Dies Natalis tahun ini berlangsung dalam kondisi efisiensi anggaran. Namun, keterbatasan tersebut tidak menjadi penghalang untuk menggelar berbagai kegiatan.

“Pertama efisiensi, dana terbatas. Tapi dana terbatas itu bagaimana kita cari kerja sama dengan mitra. Alhamdulillah berjalan dengan baik pada malam hari ini,” kata Bahzar.

Ia menyebut keberhasilan rangkaian kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan sivitas akademika, stakeholder hingga masyarakat. Bahzar berharap memasuki usia 64 tahun, Unmul semakin dewasa dan mampu dibangun melalui semangat kebersamaan. 

"Semoga kedepannya Unmul semakin dewasa, maju bersama satu kekuatan satu ikatan, untuk Unmul yang lebih maju," pungkasnya.

[RWT | ADV]



Berita Lainnya