Nasional
Survei Agoda: Wisatawan Indonesia Masuk Daftar Pencinta Kuliner Teratas di Asia
Kaltimtoday.co - Wisatawan asal Indonesia resmi masuk dalam jajaran kelompok pencinta kuliner teratas di Asia saat melakukan perjalanan. Temuan ini merujuk pada hasil survei terhadap pelancong Asia yang dirilis dalam laporan Agoda’s 2026 Travel Outlook Report.
Dalam survei yang dilakukan platform perjalanan digital Agoda tersebut, hampir sepertiga responden asal Indonesia atau sekitar 31 persen menyebutkan bahwa eksplorasi kuliner baru merupakan alasan utama mereka melakukan perjalanan. Angka ini menempatkan Indonesia di posisi keenam dalam daftar delapan besar negara Asia dengan minat gastronomi tertinggi.
Tren wisata kuliner memang tercatat terus meningkat di kalangan pelancong Asia secara keseluruhan. Saat ini, destinasi tidak lagi dipilih hanya berdasarkan keindahan alam atau budaya, melainkan juga pengalaman mencicipi hidangan khas yang ditawarkan lokasi tersebut.
Kuliner kini memegang peranan vital dalam menentukan tujuan perjalanan, jenis aktivitas wisata, hingga pemilihan akomodasi. Para pelancong semakin tertarik untuk mendalami budaya lokal melalui cita rasa makanan di setiap destinasi yang mereka kunjungi.
Senior Country Director Agoda untuk Indonesia, Gede Gunawan, mengungkapkan bahwa pengalaman kuliner kini bergeser menjadi salah satu motivasi utama wisatawan Asia dalam merencanakan perjalanan mereka.
"Hasil survei Agoda juga menunjukkan bahwa pengalaman kuliner kini masuk dalam tiga besar motivasi perjalanan wisatawan Asia, naik dari posisi keenam pada tahun sebelumnya," jelas Gede Gunawan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Berdasarkan urutan daftar tersebut, wisatawan asal Taiwan menempati posisi puncak sebagai pencinta kuliner di Asia dengan persentase mencapai 47 persen. Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh wisatawan asal Vietnam sebesar 35 persen dan Korea Selatan sebesar 34 persen.
Selanjutnya, wisatawan Malaysia berada di posisi keempat dengan 33 persen, diikuti Jepang di peringkat kelima dengan 32 persen. Indonesia menyusul di posisi keenam dengan 31 persen, mengungguli Thailand yang mencatatkan angka 20 persen dan India sebesar 8 persen di posisi terakhir.
Gede menambahkan, seiring berkembangnya tren pariwisata, makanan kini tidak sekadar pelengkap perjalanan, tetapi juga sering menjadi alasan utama seseorang memilih destinasi wisata.
Indonesia sendiri memiliki kekayaan kuliner yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Perpaduan antara warisan kuliner tradisional, inovasi modern, serta konsep bersantap yang unik menghadirkan beragam pengalaman gastronomi bagi pelancong.
"Agoda mendukung perjalanan kuliner ini melalui proses perencanaan yang praktis serta penawaran menarik, sehingga wisatawan dapat lebih mudah menjelajahi destinasi kuliner yang sedang diminati dan menciptakan pengalaman perjalanan yang berkesan,” ujar Gede.
Saat ini, Agoda menawarkan lebih dari 300.000 aktivitas wisata, lebih dari 6 juta pilihan akomodasi, serta lebih dari 130.000 rute penerbangan yang dapat dipesan dalam satu platform untuk membantu wisatawan merencanakan perjalanan mereka.
[RWT]
Related Posts
- Cegah Fenomena 'Harga Gepok', DPRD Berau Dorong Standarisasi Tarif Layanan di Lokasi Wisata
- Ketua RT di Pontianak Barat Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp 42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan
- Why Do You Need a Property Management Partner in Bali?
- Sah! UU PPRT Resmi Diterapkan, Istilah Majikan dan Pembantu Kini Dihapus
- Perkuat Deteksi Zoonosis, Indonesia Jadi Model Kolaborasi Multisektoral One Health Versi WHO







