Nasional

Transformasi BUMN, PT Pos Indonesia Jadi Induk Konsolidasi 15 Perusahaan Logistik

Network — Kaltim Today 09 April 2026 07:48
Transformasi BUMN, PT Pos Indonesia Jadi Induk Konsolidasi 15 Perusahaan Logistik
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria. (Beritasatu.com)

Kaltimtoday.co - Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) mempercepat langkah konsolidasi besar-besaran dengan menggabungkan 15 BUMN sektor logistik menjadi satu entitas tunggal. Langkah strategis ini ditargetkan rampung sepenuhnya dalam waktu satu bulan ke depan.

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyatakan bahwa proses integrasi saat ini sudah berjalan. Penggabungan ini merupakan bagian dari agenda restrukturisasi BUMN yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk tahun 2026.

"Insyaallah dalam satu bulan ini akan selesai dan akan kita announce 15 perusahaan menjadi satu perusahaan logistik nasional," ujar Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Dalam skema konsolidasi ini, PT Pos Indonesia diproyeksikan menjadi perusahaan jangkar (anchor company) yang memimpin integrasi. Nantinya, perusahaan-perusahaan seperti PT KAI Logistik, PT Semen Indonesia Logistik, hingga PT Pupuk Indonesia Logistik akan berada dalam satu ekosistem yang terpadu.

Dony menegaskan, tujuan utama pembentukan raksasa logistik nasional ini adalah untuk menciptakan rantai pasok yang lebih efisien, efektif, dan kompetitif di kancah global.

"Konsolidasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan kemampuan bisnis BUMN serta menciptakan proses bisnis yang lebih efektif dan efisien," jelasnya.

Upaya rasionalisasi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya efisiensi perusahaan pelat merah. Presiden mencontohkan keberhasilan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang mampu meningkatkan kinerja secara signifikan melalui manajemen satu pintu standar dunia.

"Konsolidasi satu manajemen dengan rasional, dengan standar-standar terbaik dunia, return on asset saya terima di atas 300 persen," ungkap Presiden Prabowo dalam peringatan satu tahun Danantara beberapa waktu lalu.

[RWT] 



Berita Lainnya