Internasional
Ali Khamenei Tegaskan Iran Akan Terus Balas Serangan Israel dan AS
Kaltimtoday.co - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menegaskan bahwa Iran tidak akan berhenti memberikan balasan atas serangan yang dilakukan oleh Israel, terutama setelah Amerika Serikat turut terlibat dalam serangan ke fasilitas nuklir Iran.
Pernyataan keras ini disampaikan Khamenei pada Senin (23/6/2025) melalui unggahan di platform X (sebelumnya Twitter), sehari setelah serangan diluncurkan ke tiga situs nuklir Iran pada Minggu (22/6/2025).
“Zionis telah melakukan kesalahan besar dan kejahatan besar. Mereka harus dihukum dan saat ini sedang menerima hukuman tersebut,” ujar Khamenei dalam pernyataannya.
Unggahan itu juga disertai dengan gambar yang menggambarkan tengkorak terbakar dengan simbol Bintang Daud, berlatar belakang gedung-gedung yang tengah dilalap api yang mempertegas pesan simbolis serangan balasan terhadap Israel.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah bertolak ke Moskow untuk melakukan pertemuan penting dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari yang sama, Minggu (22/6/2025).
Pertemuan ini dianggap strategis dan mendesak, menyusul keterlibatan Amerika Serikat dalam menyerang fasilitas vital Iran. Araghchi menekankan pentingnya hubungan lebih dekat dan dialog yang lebih serius antara Iran dan Rusia.
“Kami tengah menghadapi tantangan dan ancaman bersama, dan hal ini menuntut kerja sama yang lebih erat,” ujar Araghchi, dikutip dari kantor berita IRNA, sebagaimana dilansir Al Jazeera.
Serangan ke fasilitas nuklir Iran yang dilakukan oleh Israel dan didukung Amerika Serikat memicu kecaman keras dari Teheran. Iran menyebut aksi tersebut sebagai bentuk agresi dan pelanggaran kedaulatan, serta menyatakan akan terus memberikan respons militer yang sepadan.
[RWT]
Related Posts
- US begins new Iran strikes after Trump says ships will be charged to use the Strait of Hormuz
- US launches new airstrikes on Iran, with Tehran firing back at 3 Gulf Arab states
- Oil prices rise, and stocks drop worldwide after Trump says ceasefire with Iran is 'over'
- New attacks raise questions about what comes next in the Iran war
- 1 killed in attack on Crimea as Putin and Zelenskyy hold separate Trump calls









